counter

Semen Padang belum putuskan masa depan Karlmax Berthelemy

Semen Padang belum putuskan masa depan Karlmax Berthelemy

Pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli. (Michael Siahaan)

Padang (ANTARA) - Kesebelasan Semen Padang belum memutuskan masa depan pemain kebangsaan Chad Karlmax Danny Berthelemy  yang sedang melakukan uji coba bersama tim berjuluk 'Kabau Sirah' itu dalam menghadapi Liga I 2019

Direktur Umum PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Rinold Thamrin di Padang, Selasa mengatakan pihaknya masih belum mengambil keputusan terkait masa depan pemain berusia 32 tahu itu.

Menurut dia dalam pemilihan pemain asing mereka menetapkan pemain itu harus memenuhi tiga unsur yang ditetapkan oleh tim yakni melalui uji fisik, tes medis dan kelengkapan syarat administrasi pemain.

Menurut dia sejauh ini pemain dengan tinggi 182 sentimeter itu belum melewati tes fisik dan uji kesehatan meskipun dia telah menjalani laga bersama tim.

Selain itu persyaratan administrasi juga menentukan karena jika direkrut sekarang dan jika belum selesai tentu akan timbul persoalan baru.

"Dia pemain yang pernah memperkuat timnas Chad tentu ini nilai positif namun hingga saat ini kami belum mengambil keputusan," katanya.

Sebelumnya pelatih kepala Semen Padang Syafrianto Rusli menilai pemain berkebangsaan Chad ini memiliki kemampuan yang mumpuni sebagai “target man” namun hal itu belum dapat dijadikan alasan untuk mengikat pemain tersebut.

Menurut dia perlu waktu untuk membuktikan kapasitas Danny sebagai penyerang yang dibutuhkan Semen Padang dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2019.

“Kita butuh lebih banyak pertandingan dan ini baru awal tentu masih butuh waktu untuk memilih dia sebagai pemain asing yang kita rekrut,” ujar dia.

Sebelumnya Semen Padang telah menguji dua pemain asing yakni Tristan Koskor dari Estonia dan Florent Zitte yang berkebangsaan Prancis.

Kedua pemain tersebut telah ikut berlaga bersama tim namun hasilnya masih belum memuaskan jajaran pelatih dan manajemen Semen Padang FC.***3***

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar