counter

Alunan gamelan iringi peragaan busana di Moskow

Alunan gamelan iringi peragaan busana di Moskow

KBRI Moskow menyelenggarakan pagelaran busana diiringi musik gamelan di Galeri Seni Na Kashirke, Moskow, Rusia, pada Minggu (17/3/2019). Semua pemain gamelan adalah warga negara Rusia yang tergabung dalam Sanggar Musik Gamelan Dadalib binaan KBRI Moskow. ((Facebook Dubes Wahid Supriyadi))

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar RI di Moskow untuk pertama kalinya menggelar peragaan busana diiringi alunan musik gamelan yang dimainkan oleh warga negara Rusia.

Semua penabuh gamelan adalah warga negara Rusia yang tergabung dalam Sanggar Musik Gamelan Dadalib binaan Kedutaan Besar RI Moskow yang dipimpin oleh Ki Tri Koyo, alumni ISI Yogyakarta, berdasarkan keterangan tertulis dari KBRI moskow yang diterima di Jakarta, Rabu.

Beragam tembang yang dimainkan oleh Gamelan Dadali selama sekitar satu jam berhasil memukau sekitar seratus pengunjung yang umumnya berasal dari para pemerhati fesyen, dosen sekolah desain, politisi, dan pejabat pemerintah daerah.

Acara yang berlangsung di Galeri Seni Na Kashirke pada 17 Maret itu juga dimeriahkan dengan tari Golek Asmarandana yang dimainkan oleh Elisabeth Nur Nilasari, guru tari sanggar Kirana Nusantara Dance yang juga alumni ISI Yogyakarta.

Acara proyek seni dan pameran yang bertajuk Traektoria tersebut spesial karena baru pertama kali diselenggarakan di Rusia dan juga diliput televisi nasional Russia Today.

Antusiasme pengunjung acara tersebut menunjukkan bahwa seni tradisional Indonesia dapat diterima dengan baik di Rusia yang masyarakatnya dikenal sangat menghargai nilai-nilai seni dan budaya.

Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, yang turut hadir dan menyampaikan sambutan pada acara tersebut menggarisbawahi hubungan kedua negara yang semakin dekat, khususnya di bidang seni dan budaya.

Acara dipandu langsung oleh kurator proyek seni Vasily Bychkov yang juga menjadi anggota the Creative Union of Artists of Russia, dan dihadiri oleh Direktur Galeri Na Kashirke, Kuzmina Lyudmila Mikhailovna, yang juga menjadi anggota kehormatan Dewan Seni Pemerintah Kota Moskow.

 
Turut pula hadir tamu undangan khusus, yaitu Anggota Dewan Perwakilan Kota Moskow yang juga menjabat sebagai Direktur Pusat Pelayanan Sosial, Olga Melnikova; Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Metodologi pada Akademi Sekolah Musik Moscow Tchaikovsky Conservatory yang sekaligus juga menjadi anggota kehormatan Dewan Kebudayaan Federasi Rusia, Soldatikova Nadezhda Vasilyevna; dan Ketua Jurusan Desain Tekstil Moscow State Art and Industrial Academy S.G.Stroganova, Polyakova Ekaterina Vasilyevna.

Olga Melnikova dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kesan positifnya atas beragam karya seni dan busana yang ditampilkan dan secara khusus menyampaikan kekagumannya atas penampilan musik gamelan yang baru pertama kali didengarnya.

"Saya belum pernah mendengar alunan permainan alat musik gamelan sebelumnya. Hal ini merupakan pengalaman baru yang sangat unik bagi saya. Sebelum saya tiba di acara ini, saya mengalami sakit kepala, akan tetapi setelah mendengar lantunan beragam tembang gamelan di acara ini, sakit kepala saya mereda," kata Olga sambil tersenyum.

Permainan alunan beragam tembang gamelan dan tarian Indonesia pada acara ini selaras dengan tema proyek seni dan pameran Traektoria: Ide Kreatif, Pengembangan dan Realisasi, yang memfokuskan pada proses perancangan suatu karya busana yang dirancang oleh para peserta proyek yang terdiri dari generasi muda, khususnya anak-anak dan remaja, usia 7-19 tahun.

Rancangan dan karya yang dibuat mengambil tema tropis dan inspirasi teknik busana dari negara-negara Asia, temasuk batik dan jumputan dari Indonesia, serta terdapat pula karya yang mengambil inspirasi dari filosofi pewayangan. Pameran tidak hanya menampilkan karya busana yang telah siap pakai, tetapi juga ditampilkan beragam karya sejak awal suatu konsep dibuat, seperti sketsa awal busana, konsep desain, sketsa dan desain di atas tekstil, pilihan bahan tekstil dan pola busana, komposisi pewarnaan, dekorasi/aksesoris dan motif busana, serta desain rangkaian koleksi karya busana yang dibuat.

Pada kesempatan itu, Dubes Wahid juga menyampaikan undangan terbuka kepada seluruh hadirin untuk mengunjungi kegiatan unggulan KBRI Moskow, yaitu Festival Indonesia 2019 pada tanggal 2-4 Agustus 2019 di Taman Krasnaya Presnya, yang merupakan kegiatan terpadu promosi budaya, pariwisata, ekonomi dan perdagangan Indonesia; forum bisnis; serta penyajian beragam produk Indonesia dan promosi berbagai propinsi di Indonesia.

Baca juga: Provinsi Kaluga Rusia tertarik berbisnis dengan Indonesia

Baca juga: Tim tari SMA Muhammadiyah Yogyakarta torehkan prestasi di Rusia

Baca juga: Menggenjot nilai perdagangan Indonesia-Rusia


 

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mesin Saturn AL-41F-1S hadir di MAKS 2019 di Moskow

Komentar