IKA Unipa Manokwari buka rekening peduli Sentani

IKA Unipa Manokwari buka rekening peduli Sentani

Pembangunan jembatan darurat oleh Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk korban banjir Bandang di Sentani, Papua, dibangun pada Kamis (21/3/2019). (Baznas)

Manokwari (ANTARA) - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Papua (Unipa) Manokwari, Papua Barat, membuka rekening peduli korban bencana banjir bandang Sentani Kabupaten Jayapura, Papua.

Sekretaris Jenderal DPP IKA Unipa, Yohanes Ada’ Lebang, di Manokwari, Kamis, menyebutkan, ini dilakuman sebagai rasa kepedulian. Keluarga alumni Unipa turut berduka cita musibah yang merenggut nyawa ratusan orang tersebut.

"Kami berbuat apa yang bisa kami lakukan untuk meringankan beban warga Sentani yang terpapar bencana. Bagi siapapun yang tertimpa bencana itu sangat berat, kehilangan harta benda bahkan orang-orang yang disayangi, yang mungkin juga adalah tulang punggung keluarga," kata Lebang.

Bagi alumni Unipa di manapun berada serta masyarakat dapat menyalurkan donasinya melalui rekening IKA Unipa yakni pada Bank BNI dengan nomor rekening 0806356167. Donasi juga dapat disalurkan pada Bank Mandiri dengan nomor rekening:160-00-0287348-3.

Dana yang terkumpul akan dikoordinasikan dengan koordinator wilayah (Korwil) Papua untuk dibelanjakan dalam bentuk barang sesuai kebutuhan korban.

Yohanes menambahkan, alumni Unipa yang ingin memberi sumbangan berupa barang, seperti pakaian layak bisa disalurkan melalui BPBD Kabupaten Manokwari.

"Untuk IKA Unipa kami membuka hingga batas waktu seminggu kedepan. Silahkan mengirim bantuan berupa uang melalui rekening kami agar dana yang terkumpul segera dapat dibelanjakan," ujarnya.

Ia mengajak para alumni dimanapun berada serta Civitas Akademika Universitas Papua dapat memberikan sebagian dari rejeki yang dimiliki pada nomor rekening yang ada sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan kepada sesama sesuai motto “Ilmu Untuk Kemanusiaan”.

Pewarta: Toyiban
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BNPB akan menata Sentani pascabanjir bandang

Komentar