counter

Duo pebalap nasional tumpuan T2 Motorsports incar tiket Le Mans 2020

Duo pebalap nasional tumpuan T2 Motorsports incar tiket Le Mans 2020

(dari kiri ke kanan) Pebalap David Tjiptobiantoro, ketia tim T2 Motorsports Irmawan Poedjoadi dan pebalap Rio Haryanto memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat. (Antaranews/Aditya E.S. Wicaksono)

Jakarta (ANTARA) - Tim T2 Motorsports berambisi untuk meraih tiket ke ajang balapan ketahanan bergengsi Le Mans 24 Hours dengan mengandalkan duo pebalap Indonesia, Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro.

Kepala tim T2 Motorsports Irmawan Poedjoadi di Jakarta, Jumat, mengaku optimis timnya bisa merebut gelar juara di ajang Blancpain GT World Challenge Asia 2019 dan Asian Le Mans Series 2019/2020 mengingat dua pebalapnya cukup berpengalaman dibidangnya. 

Rio Haryanto merupakan mantan pebalap Formula 1 dan David, yang merupakan pebalap Indonesia pertama yang pernah turun di balapan ketahanan 24 jam.
Baca juga: Kembali mengaspal, Rio Haryanto incar gelar juara Blancpain GT Asia

"Asian Le Mans itu yang menentukan apakah kami mendapatkan kursi di Le Mans 2020. Harus menjadi juara umum untuk bisa mendapatkan tiket ke sana," kata Irmawan.

Di Blancpain GT dan Asian Le Mans Series, Rio dan David akan membalap menggunakan mobil Ferrari GT3 bermesin V8 turbo ganda yang mampu menyalurkan tenaga maksimal sekitar 600 HP (tenaga kuda).
Baca juga: Rio Haryanto kembali ke ajang balapan, kali ini geber Ferrari 488 GT3

"Kami sangat optimis dengan adanya Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro kami akan membawa pulang piala-piala yang dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional," kata Irmawan.

Ambisi T2 Motorsports untuk menuju Le Mans 24 Hours 2020 menjadi salah satu pendorong Rio untuk bergabung dengan tim balap independen Asia yang dibentuk pada 2016 oleh pebalap sekaligus pengusaha Indonesia David Tjiptobiantoro dan Gregory Teo asal Singapura itu.

"Setelah penantian dua tahun, target dan tantangannya sangat besar. Tentunya kita ingin membawa nama Indonesia di tingkat internasional," kata Rio yang terakhir membalap di F1 musim 2016 itu.

"Itu salah satu alasan saya kenapa tertarik bergabung," kata Rio.

Balapan Blancpain GT World Challenge Asia 2019, wadah tertinggi balapan yang diperuntukkan untuk mobil GT3 dan GT4 di Asia itu, akan dibuka pada 6-7 April lewat seri pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Berbeda dengan Formula 1, yang menurunkan dua pebalap dengan dua mobil berbeda, di Blancpain GT series, satu tim menurunkan dua pebalap yang akan bergantian mengemudikan satu mobil yang sama.

Kolaborasi ini terdiri dari pebalap profesional dan amatir (pro/am) atau dua pebalap profesional yang meiliki peringkat tidak lebih tinggi dari Silver di FIA dan harus mendapat persetujuan dari SRO Motorsport Group, yang membawahi ajang balapan itu.

Sementara ajang Asian Le Mans Series 2019/2020 adalah ajang balapan ketahanan yang dibawahi Automobile Club de I'Ouest (ACO) dan berbasis di Asia. Balapan itu akan dibuka dengan seri pertama di Sirkuit Internasional Shanghai, China, 22-24 November.

David, yang sudah berpengalaman di balapan closed wheel (roda tertutup) mengaku antusias bisa dipasangkan dengan Rio.

"Kami nanti akan menemukan harmoni ketika menjalani tes awal April nanti," kata David soal berpasangan dengan Rio.

"Rio dengan pengalaman dan karir balap dia, mungkin nanti kita bisa saling isi."










 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar