counter

Bantuan bagi korban banjir Sentani terus mengalir

Bantuan bagi korban banjir Sentani terus mengalir

Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak,SH,MSi saat menyerahkan bantuan bagi korban banjir bandang Sentani secara simbolis yang diterima Pdt. Willem Itaar STh di aula Puspenka Hawai, Jumat (22/3/2019) (Dokumen Humas Bupati Mamteng)

Banjir yang melanda Kabupaten Jayapura yang menimbulkan korban jiwa membuat kita berduka atas dasar itulah kami merasa terpanggil untuk memberikan bantuan kemanusian.
Jayapura (ANTARA) - Bantuan terus berdatangan bagi korban banjir bandang yang melanda warga Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Salah satunya datang dari Bupati Mamberamo Tengah (Mamteng), Ricky Ham Pagawak.

"Banjir yang melanda Kabupaten Jayapura yang menimbulkan korban jiwa membuat kita berduka. Kami terpanggil untuk memberikan bantuan kemanusiaan," kata Bupati Ricky Ham Pagawak kepada wartawan disela-sela penyerahan bantuan di Jayapura, Jumat.

Bupati Ham bersama dengan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tim peduli bencana Kabupaten Mamberamo Tengah sebanyak 70 orang turun langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan.

Distribusi bantuan kemanusiaan tersebut dimulai dari tempat pengungsi di STAKIN Sentani, yang dihuni 900 lebih pengungsi.

Pada kesempatan itu, Bupati Ham menyerahkan bantuan secara simbolis. Dia pun memberikan penguatan dan semangat kepada para pengungsi.

Selain STAKIN, Bupati Ham bersama rombongan juga menyerahkan bantuan yang sama kepada korban banjir di tiga posko lainnya, masing-masing Posko SIL, Stadion Barnabas Youwe dan Puspenka Hawai.

Tak hanya menyerahkan bantuan dalam bentuk barang, Bupati Ham juga menyerahkan bantuan berupa uang.

Ham mengatakan, banjir bandang yang mengakibatkan korban jiwa maupun material membuat semua yang ada di Provinsi Papua berduka cita, termasuk pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mamberamo Tengah.

Menurut dia, bantuan yang diserahkan di antaranya sembako, keperluan bayi, pakaian layak pakai, dan alat tidur.

"Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tapi bagaimana kepedulian dan sikap dari pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mamberamo Tengah," katanya.

Orang nomor satu di Kabupaten Mamberamo Tengah ini yakin bantuan yang diberikan akan bermanfaat bagi korban bencana. Apalagi bantuan ini akan disalurkan oleh pihak gereja baik GIDI, Baptis, GKI maupun pemerintah Kabupaten Jayapura.

"Kami berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada pihak gereja maupun Pemerintah Kabupaten Jayapura yang dengan sigap membangun posko sehingga dapat menampung masyarakat yang menjadi korban banjir," tambah Bupati.

Ketua Klasis Wilayah Pantura Pendeta Iker Tabuni menyampaikan terima kasih kepada Bupati Ham yang datang mengunjungi langsung korban banjir dengan memberikan bantuan baik barang maupun dana.

Ia menilai, dengan memberikan bantuan secara langsung di posko, sebagai langkah tepat sebab masyarakat bisa melihat langsung bantuan-bantuan itu. Dan bisa merasakan langsung perhatian pemimpin bagi rakyatnya.

"Kami sendiri akan mengatur dengan baik bantuan yang ada agar masyarakat bisa merasakannya," katanya.

Koordinator Posko bantuan Puspenka, pendeta Willem Itaar mengaku bantuan ini akan membantu meringankan warga yang menjadi korban banjir.

"Kami berterima kasih untuk itu," katanya. Menurut dia, pelayanan diberikan kepada warga dari semua dedominasi gereja kepada warga yang menjadi korban banjir.

Dia mengatakan, pihaknya tidak hanya melayani dalam bentuk menyiapkan makan, minum, maupun pakaian, tetapi juga pelayanan pastoral konseling kepada orang tua maupun anak untuk memulihkan trauma pasca banjir.*


Baca juga: Rp800 juta dari Pemkab Lanny Jaya-Jayawijaya bagi korban banjir

Baca juga: Demokrat: korban banjir Sentani masih butuh bantuan


 

Pewarta: Musa Abubar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BNPB akan menata Sentani pascabanjir bandang

Komentar