counter

BPBD: 345 KK terdampak banjir di Jember

BPBD: 345 KK terdampak banjir di Jember

Petugas Puskesmas Patrang memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Minggu (24/3). (Foto BPBD Jember)

Sebagian besar sumur warga tercemar banjir, sehingga tidak bisa digunakan untuk memasak kebutuhan sehari-hari.
Jember (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyebutkan sebanyak 345 kepala keluarga dan sejumlah fasilitas ibadah terdampak banjir dengan ketinggian 30 centimeter hingga 1,2 meter di Kelurahan Jember Lor, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (23/3) sore hingga malam hari.

"Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur Jember sejak Sabtu (23/3) sore, sehingga menyebabkan air di beberapa sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo di Jember, Minggu.

Ia mengatakan korban yang terdampak banjir tersebar di beberapa RT dan RW, kemudian mushala Al-Ikhlas di RW 10, mushala dan masjid di RW 09, dan banyak sumur yang tercemar milik warga di RW 09, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir di Kelurahan Jember Lor tersebut.

"Sebagian besar sumur warga tercemar banjir, sehingga tidak bisa digunakan untuk memasak kebutuhan sehari-hari. Petugas BPBD bersama sejumlah pihak dan warga membersihkan sumur-sumur yang tercemar banjir dan pihak Puskesmas Patrang juga melakukan pengobatan gratis di Balai RW 09," katanya.

Heru mengatakan BPBD Jember juga mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak banjir dan mengimbau warga untuk tidak membuang sampah ke sungai karena luapan sungai yang meluber ke permukiman warga penuh dengan sampah.

"Kami mengimbau warga di bantaran Kali Jompo dan hilir sungai Bedadung untuk waspada dengan peningkatan debit air Kali Jompo dan Sungai Bedadung mengingat hujan kemungkinan masih akan berlangsung selama beberapa hari ke depan," katanya.

Pantauan di lapangan, banjir sudah mulai surut dan warga bergotong royong membersihkan sejumlah perabotan rumah mereka dan fasilitas ibadah yang terendam banjir, namun sebagian peralatan rumah tangga warga juga ada yang hanyut terbawa banjir.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai siklon tropis Veronica yang berdampak pada cuaca di Indonesia berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca juga: Ratusan rumah warga di Wonoasri Jember terendam banjir

Baca juga: BPBD: Dua kecamatan di Jember dilanda banjir

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mulai kekeringan, BPBD Jember distribusikan air bersih

Komentar