Paramount minta Sutradara "Rocketman" hilangkan adegan gay

Paramount minta Sutradara "Rocketman" hilangkan adegan gay

Salah satu adegan "Rocketman" (ANTARA News/Paramount)

Jakarta (ANTARA) - Pimpinan Paramount Pictures meminta sutradara film  "Rocketman" agar menghapus adegan telanjang seusai melakukan seks sesama jenis dalam film biografi Elton John itu, kemudian mengubahnya menjadi adegan yang mengenakan busana.

"Rocketman" akan menampilkan hari-hari awal Elton John sebagai anak berbakat dari Royal Academy of Music, kerja sama musiknya dengan Berbie Taupin serta perjuangannya terhadap penyalahgunaan zat, depresi dan penerimaan atas orientasi seksualnya.

Adegan yang dimaksud adalah saat John dan manager lamanya John Reid selesai berhubungan seks dan menampilkan tubuh dalam kondisi tanpa busana.

"Paramount memaksa sutradara untuk memotong adegan tersebut sehingga bisa masuk peringkat PG-13 Amerika (PG-13 setara dengan 12A di Inggris)," ujar Bamigboye dari Daily Mail, dilansir Aceshowbiz, Minggu.

Menurut Bamigboye, adegan tersebut kini dibuat menjadi lebih sopan yakni dengan menggunakan pakaian.

John dikabarkan tidak masalah jika filmnya hanya bisa disaksikan dengan rating terbatas dan dia sempat menginstruksikan kepada para produser dan sutradara pada awal produksi untuk menceritakan semuanya.

"Ceritakan semuanya. Ambil sesuai dengan nilai R (rating usia) yang kalian butuhkan," kata Elton saat itu.

Alasan pimpinan Paramount Pictures ingin mengurangi adegan tersebut, diduga berhubungan dengan kesuksesan film biopik Queen "Bohemian Rhapsody".

Meski demikian perwakilan Paramount Pictures belum memberikan komentar mengenai masalah tersebut.

Elton John akan diperankan oleh Taron Egerton. Sedangkan John Reid dimainkan oleh Richard Madden. "Rocketman" disutradarai oleh Dexter Fletcher dan akan tayang pada Mei 2019.

Baca juga: Tampilan Taron Egerton sebagai Elton John dalam "Rocketman"

Baca juga: Teaser pertama film "Rocketman" tampilkan Taron Egerton sebagai Elton John

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar