counter

Antam kembangkan Taman Buah Nusantara di Bogor

Antam kembangkan Taman Buah Nusantara di Bogor

Direktur Human Capital dan CSR PT Antam Tbk. Johan NB menandatangani plakat peresmian Taman Bunga Nusantara pada Senin (25/3) (Humas Antam)

Bogor (Antara News) - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengembangkan Taman Buah Nusantara di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di program ini Antam mengembangkan 515 bibit 14 varian buah asli Indonesia di lahan seluas dua hektar.

Kabarnya program ini merupakan upaya Antam mewujudkan fungsi pendidikan dan peningkatan ekonomi masyarakat serta pengembangan sosial dan wisata.

Dalam keterangan tertulisnya, program ini juga masih dalam rangka penguatan Geopark Pongkor yang tahun lalu diresmikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Taman Bumi ini juga telah menjadi perhatian untuk menjadi Jaringan Geopark Global UNESCO.

Direktur Human Capital dan CSR Antam Johan NB. Nababan mengatakan program Taman Buah Nusantara merupakan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya di sektor pelestarian alam sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat.

“Antam berharap program ini dapat memberikan nilai tambah baru dari produk budidaya Taman Buah Nusantara bagi masyarakat,” kata Johan Senin (25/3).

Meski inisiasi program ini baru diumumkan, Antam sudah memulai pelaksanaannya sejak Desember 2018. Pelaksanaannya meliputi penataan lahan, penanaman bibit, pembangunan instalasi pengairan, dan perawatan serta pendampingan program.

Johan juga menyatakan Antam berupaya melaksanakan program berkelanjutan yang mendukung peningkatan kemandirian masyarakat.

"Taman Buah Nusantara ini merupakan bagian dari rencana strategis pengembangan Kawasan GeoEcoEduTourism Geopark Pongkor” tutur Johan.

Program ini adalah upaya terbaru Antam setelah peresmian Museum Tambang dan Kawasan Wisata Cikaret yang telah terlebih dahulu masuk dalam Taman Bumi Nasional yang terletak di kawasan Bogor tersebut.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PT Antam akan eksplorasi tambang emas Papua

Komentar