Tak ikuti tradisi, Meghan Markle enggan melahirkan di RS "kerajaan"

Tak ikuti tradisi, Meghan Markle enggan melahirkan di RS "kerajaan"

FILE PHOTO: Meghan Markle, Duchess of Sussex, exits a hotel in the Manhattan borough of New York City, New York, U.S., Feb.19, 2019. REUTERS/Carlo Allegri/File Photo (REUTERS/Carlo Allegri)

Jakarta (ANTARA) - Meghan Markle mematahkan tradisi empat dekade dengan menghindari rumah sakit London di mana banyak bayi kerajaan, termasuk suaminya Pangeran Harry dilahirkan di sana, menurut Reuters melansir The Sun, Senin.

Meghan dan Harry, yang menikah tahun lalu, menantikan kelahiran anak pertama mereka di musim semi ini.

Tetapi mantan aktris itu memilih untuk tidak melahirkan di Lindo Wing dari Rumah Sakit St Mary, yang disukai oleh bangsawan Inggris sejak 1977, kata surat kabar itu, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Putri Diana melahirkan Harry di St. Mary pada tahun 1984 dan Kate, istri kakak lelaki Harry, William, melahirkan ketiga anaknya, George, Charlotte dan Louis, di sana.

Meghan, 37, telah memilih rumah sakit bersalin lebih dekat ke rumah baru mereka di kota kuno Windsor, The Sun.

"Anak itu tidak akan lahir di Lindo," kata surat kabar itu mengutip sumber itu.

"Dia dan Harry telah memutuskan bahwa alih-alih pergi ke suatu tempat yang sama publiknya dengan Lindo, mereka akan membiarkan Meghan pulih di tempat yang lebih pribadi," kata sumber.

Istana Kensington tidak dapat segera menjawab saat dihubungi untuk mengomentari laporan tersebut.

Anak itu akan berada di urutan ketujuh dari tahta Inggris, meski demikian kelahirannya tetap akan menjadi berita utama di seluruh dunia.

Sudah lama ada ketertarikan dengan keluarga kerajaan Inggris, khususnya di Amerika Serikat, dan William, Kate, Harry, dan Meghan secara teratur disambut oleh kerumunan besar dan dicintai seperti bintang film.

Baca juga: Meghan Markle berharap anaknya juga jadi feminis

Baca juga: Meghan Markle dikabarkan di New York untuk baby shower

Baca juga: Anak Meghan Markle - Pangeran Harry mungkin masuk sekolah Amerika

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar