counter

Pemkot se-Indonesia bantu pembangunan hunian tetap pengungsi Palu

Pemkot se-Indonesia bantu pembangunan hunian tetap pengungsi Palu

Wali Kota Palu Hidayat (Antaranews Sulteng/Humas Pemkot)

Lokasinya sudah siap di lokasi relokasi Kelurahan Talise dan Tondo. Kita tinggal menyurat ke semua pemerintah kota dan menyiapkan site plannya
Palu (ANTARA) - Wali kota se-Indonesia akan memberikan bantuan pembangunan hunian tetap bagi pengungsi korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu.

Bantuan pembangunan hunian tetap, kata Wali Kota Palu Hidayat, Senin, diperolehnya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XIV di Semarang, 29-30 Maret 2019.

"Dalam rapat tersebut saya diberi kesempatan memaparkan kemajuan penanganan pascabencana di Kota Palu mulai dari pemenuhan jatah hidup pengungsi hingga perbaikan jalan yang sudah mencapai 90 persen. Semua memakai dana APBD," kata Hidayat usai menggelar rapat terbatas di ruang kerjanya.

Dia menargetkan dapat memperoleh 500 hunian tetap dari seluruh wali kota se Indonesia. Setiap wali kota dapat membantu minimal dua unit huntap yang setiap unitnya seharga Rp50 juta.

"Lokasinya sudah siap di lokasi relokasi Kelurahan Talise dan Tondo. Kita tinggal menyurat ke semua pemerintah kota dan menyiapkan site plannya," ucapnya.

Dengan bertambahnya bantuan hunian tetap dari Apeksi maka jumlah bantuan kepada Pemerintah Kota Palu kini menjadi 2.500 unit setelah sebelumnya mendapat bantuan sebanyak 2.000 unit huntap dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang telah dimulai pembangunannya.

"Jadi tidak benar isu bahwa Wali Kota Palu berkantor di luar kota karena jarang berada di Palu. Saya ke sana ke mari ke luar kota demi ini. Ini hasilnya. Warga dan para pengungsi jangan mudah terprovokasi," pintanya.

Dalam Rakernas Apeksi yang diselenggarakan selama dua hari di Semarang itu, Wali Kota Palu Hidayat mendapat kesempatan memaparkan proses penanganan bencana alam yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu sejak awal terjadinya bencana hingga saat ini dan bentuk rencana aksi yang akan dilakukan oleh pemerintah kota palu di masa rehabilitasi dan rekonstruksi nantinya.

Keinginan tersebut mendapatkan respon positif dari 98 pemerintah kota se-Indonesia yang hadir dalam acara tersebut.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rahmidiani selaku Ketua Dewan Apeksi Nasional mengapresiasi dan sangat antusias untuk mewujudkan permintaan Pemkot Palu tersebut.

Adapun wujud dari rasa antusias tersebut ditunjukkan dengan adanya pernyataan kesiapan 98 anggota Apeksi untuk menyumbang pembangunan hunian tetap di lahan/kawasan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Palu.

Baca juga: 1.500 unit hunian tetap untuk korban bencana Palu mulai dibangun

Baca juga: Wali Kota Palu beri sanksi kepada sejumlah pejabat DPU atas temuan BPK

Pewarta: Muhammad Hajiji
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Walikota Palu sesalkan penyegelan huntara Mamboro

Komentar