counter

Ovo dan GoPay diawasi Bank Indonesia

Ovo dan GoPay diawasi Bank Indonesia

Illustrasi: Salah satu pelaku IKM mencoba pembayaran nontunai melalui aplikasi OVO (ist)

Jadi jika terkait sistem pembayaran maka harus ke regulatornya
Makassar (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan baik Ovo dan GoPay yang dikeluarkan perusahan aplikasi sebagai sistem pembayaran berada dalam pengawasan Bank Indonesia (BI).

Kepala OJK 6 Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua) Zulmi di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, mengatakan dua produk yang dikeluarkan perusahaan startup itu cukup menjadi perhatian masyarakat khususnya bagi pengguna aplikasi tersebut.

"Ovo dan satu lagi (GoPay) termasuk sistem pembayaran. Artinya jika transaksi maka bayar pakai itu dan perizinan serta pengamanannya memang dari BI," ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, jika ada hal pengguna merasa dirugikan oleh sistem pembayaran tersebut, maka sepatutnya melaporkan hal itu ke BI sebagai pengawas.

"Jadi jika terkait sistem pembayaran maka harus ke regulatornya. Tapi seandainya terkait dengan industri keuangan apakah perbankan, nonbank, atau pasar modal, maka bisa lapor ke OJK," jelasnya.

GrabFood Marketing Feby Kurnia mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan maksimal dengan memberikan kemudahan berbelanja bagi masyarakat melalui layanan Ovo dan memperbanyak penawaran terutama dalam penyedia makanan dan minuman.

Pada layanan icip-icip, pihaknya telah merangkul ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Makassar untuk bergabung dan menawarkan jajanan buatan mereka di aplikasi tersebut.

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI akan gandeng toko berjejaring tarik uang lusuh

Komentar