Jadwal kampanye padat, Jokowi "refreshing" bersama Jan Ethes

Jadwal kampanye padat, Jokowi "refreshing" bersama Jan Ethes

Presiden Joko Widodo bersama cucunya, Jan Ethes, saat main tembak-tembakan air di Mall Solo Paragon, Solo, Jawa Tengah, Rabu (3/4/2019). Jokowi bermain dengan cucunya sebagai "refresing" di tengah padatnya jadwal kampanye Pilpres 2019. (Joko Susilo)

Solo (ANTARA) - Di tengah padatnya jadwal kampanye Pilpres 2019, calon Presiden Joko Widodo refreshing bersama cucunya, Jan Ethes, dengan bermain di pusat mainan anak-anak di Mall Solo Paragon, Solo, Jawa Tengah, Rabu.

"Ya untuk refresing sedikit sama Ethes. Main dengan Ethes," kata Jokowi sambil mengendong cucunya usai bermain dengan cucunya dari putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka.

Jokowi beserta OIbu Iriana Jokowi,  Gibran, dan Selvi Ananda (istri Gibran), bermain di pasar modern di Solo ini sekitar satu jam.

Jokowi mengajak cucunya mencoba beberapa permainan, seperti main bola, golf, tembakan air.

Jokowi mengajak cucunya setelah menghadiri acara silaturahim dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Perkumpulan Penggilingan Padi dan pengusaha Beras (Perpadi) di Kota Sragen.

Usai acara, Presiden Jokowi langsung menuju ke rumah kediamannya dan langsung menjemput cucunya makan siang di salah satu restoran di Kota Solo tersebut.

Selanjutnya Presiden menuju ke Mall Solo Paragon untuk mengajak main cucunya yang hampir tiga bulan tidak ketemu karena kesibukannya kampanye.

Sesampainya di pusat pasar modern ini, Jokowi dan keluarga langsung disambut oleh para pengunjung. Mereka minta salaman dan mengajak foto bersama.

Setelah puas bermain, Jokowi dan keluarga langsung menuju ke rumah kediaman, dan pada Rabu malam akan menghadiri peringatan Isra Miraj.

Sejak jadwal kampanye terbuka, Jokowi memang sibuk keliling Indonesia untuk mensosialisasikan programnya menjadi Presiden periode 2019-2024.

Bahkan Jokowi mengaku dalam sehari bisa berkampanye di empat provinsi sehingga berat badannya mengalami penurunan. 

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden bantah UU baru lemahkan KPK

Komentar