counter

Harapan Kak Seto Indonesia ramah anak belum terwujud

Harapan Kak Seto Indonesia ramah anak belum terwujud

Pemerhati anak Seto Mulyadi yang akrab dipanggil Kak Seto dalam peringatan "49 Tahun Pengabdian Kak Seto di Dunia Anak-Anak" di Pasar Induk Kramatjati, Kamis (4/4/2019). (ANTARA/Dewanto Samodro)

Jakarta (ANTARA) - Pemerhati anak Seto Mulyadi yang akrab dipanggil Kak Seto mengatakan Indonesia ramah anak belum betul-betul terjadi sebagaimana yang dia harapkan.

"Selama 49 tahun mengabdi, yang belum tercapai adalah Indonesia yang betul-betul ramah anak," kata Kak Seto kepada wartawan dalam peringatan "49 Tahun Pengabdian Kak Seto di Dunia Anak-Anak" di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta, Kamis.

Karena itu, Kak Seto mengusulkan agar setiap RT memiliki satu seksi tambahan, yaitu seksi perlindungan anak. Menurut dia, perlindungan anak perlu melibatkan orang sekampung.

Usul tersebut, sudah terlaksana di tiga kabupaten/kota, yaitu Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bengkulu Utara.

"Dengan ada seksi perlindungan anak, pengawalan permasalahan anak dan perlindungannya dikerjakan bersama-sama," tuturnya.

Kak Seto mengatakan saat ini sedang mencoba menjajaki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur Anies Baswedan agar mengikuti tiga kabupaten/kota tersebut.

"Kalau itu terlaksana, DKI Jakarta bisa mendapat rekor Museum Rekor Indonesia sebagai provinsi yang seluruh RT-nya sudah dilengkapi dengan seksi perlindungan anak," katanya. 

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cegah kekerasan anak melalui gerakan sasana

Komentar