Ribuan mahasiswa Unimal diterjunkan ke "gampong" terpencil Aceh Utara

Ribuan mahasiswa Unimal diterjunkan ke "gampong" terpencil Aceh Utara

Asisten I Dayan Albar yang mewakili Bupati Aceh Utara, memasang tanda peserta kepada mahasiswa Unimal yang akan mengikuti KKN-PPM di wilayah Aceh Utara, Provinsi Aceh, Sabtu (6/4/2019). (FOTO ANTARA/HO-Antara Aceh/ Humas Pemkab Aceh Utara)

Kami minta mahasiswa fokus pada kegiatan KKN yang sedang diikuti. Dengan ilmu yang dimiliki silakan menggali potensi "gampong" untuk menjadi "gampong" mandiri dan sejahtera
Lhokseumawe, Aceh (ANTARA) - Sebanyak 1.383 mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal), Provinsi Aceh, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di 92 gampong (desa) terpencil di wilayah Kabupaten Aceh Utara.

Pelepasan penempatan mahasiswa peserta KKN-PPM tersebut dilakukan di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Jalan T Hamzah Bendahara Lhokseumawe, Sabtu.

Di dalam prosesi penempatan mahasiswa tersebut, dihadiri langsung oleh Rektor Unimal Dr Herman Fithra, ST, MT, IPM, sejumlah dekan, Ketua LPPM Julius Dharma, dan para dosen pembimbing KKN. Sementara itu, yang bertindak selaku pembina upacara Asisten I Setdakab Aceh Utara Dayan Albar.

Ketua Panitia KKN Unimal H Anwar Puteh, ME, mengatakan lima kecamatan lokasi penempatan mahasiswa KKN adalah Kecamatan Dewantara sebanyak 15 gampong dengan jumlah 225 mahasiswa, Kecamatan Nisam 29 gampong (435 mahasiswa), Banda Baro 9 gampong (135 mahasiswa), Muara Batu 24 gampong (360 mahasiswa) dan Kecamatan Sawang 15 gampong (228 mahasiswa).

Menurut Anwar, para peserta KKN-PPM tim II Angkatan 25 ini berasal dari Fakultas Teknik 442 orang mahasiswa, Ekonomi dan Bisnis 49 mahasiswa, Fakultas ISIP 94 mahasiswa, Fakultas Pertanian 240 mahasiswa, FKIP 270 mahasiswa, Fakultas Hukum 190 mahasiswa dan Fakultas Kedokteran 98 mahasiswa.

"Mahasiswa ini ditempatkan di gampong-gampong selama 27 hari, mulai 6 April hingga 2 Mei 2019," kata Anwar.

Sementara itu, Rektor Unimal, Herman Fithra, dalam arahannya meminta kepada peserta KKN untuk menjaga nama baik almamater perguruan tinggi selama berada di tengah tengah masyarakat. Pada kesempatan itu juga, Rektor Unimal mewanti- wanti mahasiswa untuk tidak melakukan politik praktis selama KKN, apalagi melakukan kampanye.

"Kami minta kepada mahasiswa supaya tidak terlibat politik praktis, apalagi pada masa politik sekarang, akan tetapi lebih fokus pada kegiatan KKN yang sedang diikuti. Dengan ilmu yang dimiliki silakan menggali potensi gampong untuk menjadi gampong mandiri dan sejahtera," harapnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara yang diwakili oleh Asisten I Dayan Albar, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Rektorat Unimal yang telah memilih wilayah Aceh Utara sebagai lokasi pelaksanaan KKN mahasiswanya.

Baca juga: Unimal Aceh loloskan 6 "startup" binaan raih pembiayaan program PPBT Kemenristekdikti

Baca juga: Anak kurang mampu berprestasi menjadi prioritas Unversitas Malikussaleh

Pewarta: Mukhlis
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkopolhukan siap memfasilitasi mahasiswa Papua

Komentar