counter

Liga Champions

Pochettino siap hadapi laga terbesar sepanjang karier kepelatihannya

Pochettino siap hadapi laga terbesar sepanjang karier kepelatihannya

Pelatih Tottenham Hotspurs Mauricio Pochettino saat memimpin timnya melawan Crystal Palace di Tottenham Hotspur Stadium, London, Inggris pada 3 April 2019.(Action Images via Reuters/ANDREW COULDRIDGE)

Bagi kami ini adalah sebuah bonus besar untuk berkesempatan bermain di perempat final
Jakarta (ANTARA) - Mauricio Pochettino menyebut bahwa laga perempat final Liga Champions melawan Manchester City sebagai pertandingan terbesar dalam karier kepelatihannya.

Pelatih asal Argentina belum pernah melaju sejauh ini dalam kompetisi Eropa tersebut. Namun, Spurs pernah dua mencapai perempat final turnamen elite Eropa itu pada 1962 dan 2011. Pochettino ditunjuk sebagai pelatih The Lilywhites pada 2014.

“Mungkin sebagai pelatih, ya. Ini akan menjadi salah satu pertandingan terpenting. Bagi kami ini adalah sebuah bonus besar untuk berkesempatan bermain di perempat final dengan seluruh kendala yang telah kami alami musim ini,“ katanya yang dikutip The Guardian jelang pertandingan pada Selasa (08/4).

"Targetnya adalah berada di semifinal, meski kami sadar akan sangat sulit. Bila satu klub mampu memenangkan semuanya sekarang, itu adalah Manchester City."

City telah memenangkan 22 dari 23 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi sedangkan Spurs akan memasuki pertandingan dengan catatan yang kurang meyakinkan, dengan dua kemenangan dan empat kekalahan dalam tujuh pertandingan.

Pochettino sejauh ini belum memenangkan trofi sebagai pelatih, sedangkan Pep Guardiola sudah banyak mengukir prestasi sejak mulai melatih pada 2007.

Permainan pada Rabu dini hari tersebut adalah yang pertama dari tiga pertandingan antara kedua klub tersebut dalam kurun waktu 11 hari, dengan leg kedua diikuti oleh pertemuan Liga Premier Inggris di Stadion Etihad.

"Kita harus memastikan bahwa kita bisa menyamai motivasi dan semangat City," kata Pochettino.

“Kekuatan utama City bukanlah kualitas mereka melainkan keinginan mereka untuk bertarung merebut bola. De Bruyne, David Silva, Bernardo Silva, Sterling, Jesus, Agüero - sebelum mereka mulai bermain, mereka berlari dan menekan secara agresif. Itulah mengapa mereka dapat memenangkan lebih banyak pertandingan daripada kalah."

Pochettino akan bermain tanpa Serge Aurier yang cedera, Eric Dier dan Érik Lamela. Sedangkan Guardiola kemungkinan tidak bisa menurunkan Kyle Walker, Benjamin Mendy dan Sergio Agüero, tetapi mereka sudah terlihat berlatih pada Senin.

Baca juga: Mauricio Pochettino terus dihajar rumor

Baca juga: Pochettino prediksi Barcelona juara Liga Champions

Baca juga: Sukses ke perempat final, Pochettino minta Hotspur tetap fokus

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar