Liga Inggris

Henderson ungkap alasan Klopp mulai mainkan dirinya lebih menyerang

Henderson ungkap alasan Klopp mulai mainkan dirinya lebih menyerang

Gelandang Liverpool Jordan Henderson saat bermain melakukan selebrasi saat cetak gol melawan Southampton di St Mary's Stadium, Southampton, Inggris pada 5 April 2019.(Action Images via Reuters/ANDREW COULDRIDGE)

Jakarta (ANTARA) - Kapten Liverpool Jordan Henderson mengatakan bahwa penampilan bagusnya sebagai gelandang serang di timnas Inggris telah membantu meyakinkan pelatih Jurgen Klopp untuk memainkannya dalam peran lebih menyerang di klub tersebut.

Klopp selama ini sering menempatkan Henderson sebagai gelandang bertahan sejak mulai melatih Liverpool, pelatih berpaspor Jerman itu meminta pemain berusia 28 tahun tersebut untuk menahan insting menyerangnya dan melindungi lini pertahanan.

"Saya dapat melakukan dua peran (menyerang-bertahan) dan pelatih melihat saya dapat melakukannya, pada dasarnya itulah yang ia inginkan dan butuhkan," kata Henderson kepada wartawan yang dilansir Reuter pada Kamis.

"Saya merasa lebih nyaman bermain dalam posisi menyerang untuk timnas Inggris, menciptakan peluang dan melakukan apa yang saya sukai."

"Saya merasa bisa lebih berkontribusi di posisi menyerang. Saya dan pelatih melakukan pembicaraan. Jelas ia melihat saya bermain untuk Inggris dan itu menjadi bahan pertimbangannya."

Klopp menempatkan Henderson di sebelah kanan trio lini tengahnya dalam dua pertandingan terakhir Liverpool dan sang kapten memperlihatkan kontribusi lebih banyak kepada pelatih dalam setiap pertandingan.

Henderson mencetak gol terakhir dalam kemenangan 3-1 Liverpool atas Southampton di Liga Premier Inggris pekan lalu dan membantu menciptakan gol kedua dalam kemenangan leg pertama 2-0 di perempat final Liga Champions melawan Porto.

Baca juga: Menang atas Porto, Jurgen Klopp justru minta maaf kepada Henderson

Baca juga: Petik kemenangan, Klopp yakin laga di markas Porto lebih intens

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar