Bogor (ANTARA) - Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin mengatakan Islam kuat di Indonesia tidak lepas dari peran pesantren.

Oleh karena itu, kata Kiai Ma'ruf saat menghadiri Haul Mama Uu Saefudin yang ke-14 tahun di Pondok Pesantren Nurul Huda, Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Kamis, keberadaan pesantren harus terus dijaga.

Kiai Ma'ruf mengatakan para ulama melalui pesantren menyiapkan orang-orang yang paham agama, mencetak ulama dan kiai untuk berjuang di tengah masyarakat.

"Makanya Islam di Indonesia itu tetap kuat, tetap mayoritas meski dijajah ratusan tahun," ujar Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.

Kiai Ma'ruf yang juga Ketua Umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengibaratkan pesantren sebagai penjaga sekaligus benteng Islam di Indonesia.

Dia menuturkan, Islam lebih dulu masuk ke China. Namun, Islam di Negeri Tirai Bambu itu tidak sekuat di Indonesia.

"Karena tidak ada pesantren. Ini bedanya. Ada masjid lebih dari 1.000 tahun, tapi umatnya tidak banyak. Kita, Indonesia, Alhamdulillah. Orang tidak menyadari pentingnya pesantren menjadi benteng Islam," tutur Kiai Ma'ruf.

Pewarta: Sigit Pinardi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019