counter

115 WNI di Afrika Selatan gunakan hak suara pemilu

115 WNI di Afrika Selatan gunakan hak suara pemilu

Sejumlah WNI di Afrika Selatan yang telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 di tempat pemungutan suara (TPS) luar negeri di KBRI Pretoria pada Sabtu (13/4/2019). (KBRI Pretoria)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 115 warga negara Indonesia (WNI) di Afrika Selatan menggunakan hak suaranya dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019 yang dilaksanakan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Pretoria pada Sabtu, 13 April 2019.

PPLN Pretoria dibantu oleh KPPSLN Pretoria telah melaksanakan kegiatan pemungutan suara Pemilihan Umum 2019 bagi WNI di Afrika Selatan, demikian disampaikan dalam keterangan tertulis dari KBRI Pretoria yang diterima di Jakarta, Minggu.

Kegiatan pemungutan suara yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 pagi waktu setempat di lingkungan gedung KBRI Pretoria tersebut telah berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Pada pemilu 2019 di Pretoria, tercatat 115 WNI telah menggunakan hak suaranya, dengan rincian pemilih yang termasuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 83 orang; daftar pemilih tambahan (DPTb) sebanyak delapan orang; dan daftar pemilih khusus (DPK) sebanyak 24 orang.

Mayoritas pemilih merupakan WNI yang telah lama tinggal di Afrika Selatan dan menikah dengan warga setempat. Selain itu, beberapa WNI adalah tenaga kerja profesional dan kelompok santri asal Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di pesantren Afrika Selatan.

Setelah berakhirnya waktu pemungutan suara pada pukul 16.00 (waktu setempat), KPPSLN melakukan penyegelan kotak suara yang disaksikan oleh Duta Besar RI di Pretoria dan warga masyarakat.

Guna menjaga keamanan, kotak suara disimpan dalam ruangan terkunci dan dilengkapi dengan kamera pantau (CCTV) di KBRI Pretoria, untuk selanjutnya dilakukan penghitungan suara serentak pada 17 April 2019, sesuai dengan ketentuan dari KPU.

Domisili WNI yang masuk ke dalam daftar pemilih PPLN Pretoria tersebar luas di seluruh wilayah kerja KBRI Pretoria, yaitu Afrika Selatan (Provinsi Gauteng, KwaZulu-Natal, Limpopo dan Free State); Botswana; Eswatini/Swaziland; dan Lesotho.
Pada tahun ini, beberapa WNI bahkan rela menempuh waktu dan jarak yang cukup jauh untuk dapat berpartisipasi dalam pemilu 2019.

Sebagai upaya meningkatkan partisipasi warga dalam pemilu, PPLN Pretoria juga mengadakan kegiatan bazaar yang melibatkan Dharma Wanita Persatuan KBRI Pretoria, Kamar Promosi Dagang Indonesia (ITPC) di Johannesburg, dan warga masyarakat Indonesia di Afrika Selatan.

Guna mengobati kerinduan pada Tanah Air sekaligus memperkuat rasa kebangsaan, para WNI dan pasangan warga asing disuguhi dengan aneka makanan khas Indonesia, minuman, beragam kain batik dan kerajinan tradisional.

Antusiasme WNI dalam menggunakan hak pilihnya walaupun saat ini tengah berada di luar negeri, patut mendapatkan apresiasi.

Beberapa pemilih muda yang lahir dan besar di Afrika Selatan, bahkan tetap memiliki rasa nasionalisme dan ingin menjadi bagian penting dalam menentukan arah pemerintahan Indonesia selama lima tahun ke depan. 

Baca juga: Ribuan WNI di Korsel antusias berikan suara

Baca juga: TPS PPLN Kuala Lumpur dipangkas tinggal tiga

Baca juga: Masyarakat Indonesia di Filipina antusias ikuti Pemilu 2019

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Suara Luar Negeri tunggu PSU di KL dan Sydney

Komentar