counter

Formula 1

Binotto bela keputusan "team order" Ferrari

Binotto bela keputusan "team order" Ferrari

Pebalap Ferrari Charles Leclerc (depan) dan rekan satu timnya Sebastian Vettel (belakang) berlaga di balapan GP China, Sirkuit Internasional Shanghai, China, Minggu (14/4) Reuters/Thomas Peter

Jakarta (ANTARA) - Kepala tim Scuderia Ferrari Mattia Binotto membela keputusan timnya dalam melakukan team order untuk membantu salah satu pebalapnya, Sebastian Vettel, di balapan GP China, Minggu.

Rekan satu tim Vettel, Charles Leclerc membuat start yang bagus hingga naik satu posisi ke P3, Vettel tidak jauh di belakangnya.

"Tentunya sulit bagi tim untuk memberikan team order karena kami memahami para pebalap, mereka butuh bertarung, untuk berada sejauh yang dia bisa di depan," kata Binotto seperti dikutip Reuters, Minggu.

Team order adalah istilah yang digunakan untuk perintah dari pimpinan tim kepada salah satu pebalapnya agar mengalah untuk berbagai tujuan, terutama untuk menjaga peluang meraih poin maksimal.

Leclerc harus mematuhi perintah tim di lap ke-11 untuk memberikan jalan bagi Vettel sebagai salah satu upaya tim mengejar dua pebalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, yang berada di depan.

Baca juga: Vettel masih prioritas namun Ferrari juga luwes terhadap Leclerc

Namun, sayangnya team order itu gagal untuk mengejar dua pebalap Mercedes, yang mencetak hat-trick finis 1-2 musim ini, sementara Vettel finis di P3.

"Kami mencoba semua yang kami bisa untuk tidak kehilangan waktu terhadap Mercedes di depan dan itu salah satu peluang yang kami miliki saat itu," kata Binotto yang menggantikan Maurizio Arrivabene sebagai kepala tim tahun ini.

Binotto pun mengakui strateginya tidak berjalan dengan baik.

"Aku rasa tepat memberi kesempatan untuk Seb dan aku kira sebagai tim kami melakukan apa pun yang bisa kami lakukan."

Keputusan itu berdampak kepada Leclerc, pebalap berusia 21 tahun asal Monako, yang sebelumnya terenggut peluangnya meraih juara di Bahrain karena kerusakan mesin di 10 lap terakhir.

"Sedikit membuat frustasi," kata Leclerc, yang meraih pole position pertamanya bersama Ferrari di Bahrain.

"Tapi di sisi lain, aku sangat sadar jika berada di dalam mobil kalian tidak bisa melihat gambaran sepenuhnya dari balapan. Jadi aku terima saja, lakukan itu dan fokus di balapan," ungkap Leclerc.

Binotto pun memaklumi kekecewaan sang pebalap muda itu.

Baca juga: Ferrari gunakan komponen spesifikasi lama di GP China

"Jika Charles kecewa, dia berhak untuk kecewa. Kami harus menerimanya, sayang bagi dia dan mungkin lain kali (team order diberikan) untuk keuntungannya," kata Binotto.

Vettel, yang duduk di samping Binotto dan Leclerc, juga membela dan menyatakan keputusan itu semata-mata untuk kepentingan tim.

"Charles sadar itu, dan aku juga menyadari jika kami membalap untuk tim... tidak pernah menyenangkan mendapati hal ini tapi apa yang terjadi maka terjadi lah," kata Vettel.

Hingga balapan seri ketiga musim ini, Vettel bercokol di peringkat empat klasemen pebalap dengan 37 poin, unggul 1 poin dari Leclerc, dan terpaut 31 poin dari Lewis Hamilton di puncak.

Baca juga: Ini kunci kemenangan Hamilton di GP China
 

Mencipta replika para tokoh China di Qufu

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar