counter

GKR Pembayun Terima "Perempuan Tak Terpatahkan"

Jakarta (ANTARA News) - Gusti Kanjeng Ratu Pembayun bersama Elizabeth Wahyu dan Medina Kamil mendapat penghargaan "Sunsilk Unbreakable Woman" di Jakarta, Jumat, sebagai perempuan Indonesia dengan semangat tak terpatahkan serta dapat menginspirasi perempuan Indonesia. Gusti Kanjeng Ratu Pembayun yang merupakan putri Sri Sultan Hamengku Buwono X adalah seorang aktivis sosial. Ia berkeinginan kuat untuk memberdayakan masyarakat pedesaan di sekitar Daerah Istimewa Yogyakartam (DIY), terutama perempuan-perempuan desa. "Saya ingin mengangkat derajat hidup mereka dan memberdayakan mereka sehingga mampu berperan lebih dalam keluarga," katanya dalam sebuah tayangan video yang diputar pada saat pengumuman penghargaan. Selain GKR Pembayun, Elizabeth Wahyu juga menerima penghargaan karena peran suksesnya sebagai ibu rumah tangga dan desainer asesories. Sedangkan Medina Kamil adalah reporter Jejak Petualang di Trans 7 yang pernah terdampar di sebuah pulau, setelah 20 jam terapung di laut lepas Arafuru. Sayangnya GKR Pembayun dan Elizabeth tidak hadir dalam pemberian plakat penghargaan. Acara ini hanya dihadiri Medina Kamil sementara pemberian penghargaan secara simbolis dilakukan oleh Manajer Pemasaran produk rambut PT Unilever Indonesia Tbk, Aryo Widiwardhono dan penyanyi yang sekaligus duta Sunsilk, Shanty. "Ketiganya mewakili citra perempuan sebagai pribadi yang kuat, tangguh, dan tak pernah patah semangat di tengah berbagai kesulitan dan rintangan yang menghadang," kata Aryo. Ketiga perempuan ini, katanya, diharapkan akan menginspirasi perempuan Indonesia untuk mengeluarkan kepribadian mereka yang tak terpatahkan. Sementara itu Medina Kamil usai menerima penghargaan mengaku tidak menduga sama sekali akan menerima penghargaan itu. Ia berpesan pada perempuan Indoensia agar tidak menganggap remeh kemampuan diri sendiri dan terus berjuang untuk mewujudkan cita-cita. "Bagi saya perempuan harus terus maju dan menghadapi segala rintangan untuk mewujudkan cita-citanya. Saya menjadi presenter acara petualangan juga harus menghadapi tentangan dari keluarga, namun karena tekad keras dan usaha yang gigih maka keinginan itu tercapai," ujar Medina Kamil usai menerima penghargaan. Penghargaan "Perempuan Tak Terpatahkan" merupakan bagian dari kegiatan peluncuran kampanye produk shampoo untuk jenis rambut rontok karena patah.(*)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2007

Penghargaan bagi dua tokoh masyarakat Papua dari Mensos

Komentar