Semarang (ANTARA) - Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Jawa Tengah menyebut keunggulan pasangan capres nomor urut 01 di Provinsi Jateng sebagai hal yang spektakuler dan istimewa berdasarkan hitung cepat sejumlah lembaga survei.

"'Quick count' itu ada ilmunya dan dilakukan lembaga-lembaga survei yang punya kredibilitas serta terdaftar di KPU sehingga tingkat akurasinya oke, maka kesimpulannya Jokowi-Amin menang secara nasional, Jateng menangnya spektakuler, istimewa karena tembus angka 76 persen dari 'quick count'," kata Ketua TKD Jokowi-Amin Jateng Bambang Wuryanto di Semarang, Rabu.

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu menegaskan bahwa PDI Perjuangan Jateng merasa sangat puas dengan perolehan suara pasangan capres nomor urut 01.

"Kemenangan Jokowi sudah hampir pasti untuk nasional, dan saya pastikan akan berdampak bagi partai," ujar Bambang Pacul yang juga menjabat Ketua DPD PDIP Jateng itu.

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Jawa Tengah mengaku fokus pada pengumpulan formulir C1 pilpres dari para saksi di TPS-TPS yang akan menjadi dasar proses penghitungan suara.

"Kami fokus ke C1 bukan 'quick count', inikan pemilu serentak dan cukup rumit. Jumlahnya (formulir) banyak sekali dan belum masuk semuanya," kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Jateng Sriyanto Saputro saat dihubungi melalui telepon.

Tiap saksi, kata dia, baru akan memperoleh formulir C1 setelah semua proses penghitungan selesai sehingga butuh waktu untuk pengumpulannya.

"Secara keseluruhan, perolehan suara Prabowo-Sandi di Jateng meningkat jika dibandingkan Pilpres 2014. Hal itu saya simpulkan dari sejumlah laporan saksi yang masuk," katanya.

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Yuniardi Ferdinand
Copyright © ANTARA 2019