counter

Indo Barometer: Tujuh partai terancam tak lolos ke parlemen

Indo Barometer: Tujuh partai terancam tak lolos ke parlemen

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam jumpa pers Prediksi Pilpres 2019 dan Prospek Politik 2024 di Jakarta, Sabtu (13/4/2019). (ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah)

Perolehan suara ketujuh partai tersebut tidak memenuhi ambang batas parlemen sebesar empat persen
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak tujuh partai politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 terancam tidak lolos ke parlemen setelah perolehan suaranya masih berada di bawah ambang batas empat persen, berdasarkan hasil hitung cepat sementara, yang dilakukan lembaga survei Indo Barometer.

Ketujuh partai tersebut adalah Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Hingga pukul 22.05 WIB, data yang telah masuk sebanyak 76.25 persen, berasal dari 915 tempat pemungutan suara (TPS) dari 1.200 TPS yang dijadikan sampel.

Dari data yang telah masuk tersebut diketahui bahwa perolehan suara untuk Perindo sebesar 2,65 persen, disusul Partai Berkarya dengan 2,13 persen, PSI sebesar 2,1 persen, dan Hanura dengan kumpulan suara 1,6 persen.

Tiga urutan terbawah ditempati PBB dengan perolehan suara 0,83 persen, Partai Garuda sebanyak 0,59 persen, dan PKPI dengan capaian suara 0,25 persen.

Perolehan suara sementara ketujuh partai tersebut tidak memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar empat persen.

Adapun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menempati urutan pertama dalam hitung cepat Indo Barometer dengan perolehan suara 19,72 persen, diikuti oleh Partai Gerindra dengan 13,25 persen, Partai Golongan Karya dengan jumlah suara 11,73 persen, dan Partai Keadilan Sejahtera dengan perolehan suara 9,87 persen.

Berikutnya, Partai Kebangkitan Bangsa memperoleh 8,53 persen suara, Partai NasDem sebanyak 8,01 persen suara, Partai Demokrat dengan 7,39 persen suara, Partai Amanat Nasional meraup 6,95 persen suara dan Partai Persatuan Pembangunan dengan raihan suara 4,4 persen.

Margin of error pada hitung cepat Indo Barometer sebesar 1 persen, dengan tingkat kepercayaan sebesar 99 persen.

Hasil hitung cepat didapat berdasarkan hasil aktual perhitungan suara tempat pemungutan suara (TPS). Tidak ada informasi lain yang disajikan dalam hitung cepat selain data hasil pemilu itu sendiri.

Baca juga: Hitung cepat Indo Barometer : Jokowi-Ma'ruf menang
Baca juga: Hitung cepat Indikator catat PDI P partai pemenang Pemilu 2019

Pewarta: Fathur Rochman, M Arief Iskandar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPU tetapkan 55 calon terpilih anggota DPRD Provinsi Papua

Komentar