counter

Kondisi keamanan di perbatasan Indonesia-Timor Leste kondusif

Kondisi keamanan di perbatasan Indonesia-Timor Leste kondusif

Kepala Polres Belu, AKBP Christian Tobing (kiri), ketika memberikan pengarahan kepada anggotanya yang mengawal di TPS saat Pemilu, di Atambua, Rabu (17/4). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Kupang (ANTARA) - Jajaran Kepolisian Resor Belu, NTT, menyatakan, sampai dengan Kamis (18/4), kondisi keamanan di wilayah yang berbatasan dengan Timor Leste itu masih kondusif.

"Hingga saat ini kondisi keamanan di kabupaten perbatasan ini dalam keadaan kondusif dan aman-aman saja, tidak terjadi hal-hal yang menimbulkan konflik," kata Kepala Polres Belu, AKBP Christian Tobing, di Atambua, Belu, Kamis (18/4).

Hal ini dia sampaikan ketika ditanyai terkait situasi keamanan di dua kabupaten perbatasan yakni Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka pascapencoblosan dan perhitungan surat suara di sejumlah TPS di dua kabupaten yang berbatasan darat dengan bekas Provinsi Timor Timur itu.

Ia mengatakan, hingga saat ini masih ada beberapa TPS yang masih menghitung surat suara, namun pada umumnya kondisi keamanan terkendali dengan baik.

Saat ini juga lanjut dia, personel yang ditugaskan mengawal Pemilu di TPS di dua kabupaten itu masih tergelar.

"Personel masih siaga, baik itu personel Polri yang bersinergis dengan prajurit TNI untuk tetap melakukan pengamanan di TPS," ujar dia.

Bersama dengan satuan teritorial TNI AD setempat --di antanya Kodim 1605/Belu-- polisi berpatroli gabungan.

Selain di dalam kota, patroli juga menyasar kecamatan-kecamatan dan garis perbatasan negara di mana terdapat 38 pos pengamanan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste Markas Besar TNI.

Ia pun berharap agar masyarakat di dua kabupaten perbatasan itu tetap tenang menunggu hasil perhitungan suara umum yang dilakukan oleh KPU.

"Jangan mudah percaya dengan informasi-informasi hoaks yang dapat menimbulkan masalah," ujar dia.

 

Gugatan ke MK merupakan tuntutan masyarakat

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar