counter

Cara bangun kelekatan dengan anak, mulai dari ngobrol hingga bermain

Cara bangun kelekatan dengan anak, mulai dari ngobrol hingga bermain

Psikolog anak dari Tiga Generasi, Chitra Annisya, M.Psi. di sela konferensi pers acara Zwitsaland 2019, di Jakarta, Sabtu (20/4/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Jakarta (ANTARA) - Orang tua sebaiknya membangun kelekatan (bonding) dengan anak sejak dini, ketika sang buah hati masih dalam kandungan, demikian menurut psikolog anak dari Tiga Generasi, Chitra Annisya, M.Psi.

"Semakin dini mulai bonding semakin baik. Saat anak dalam kandungan, mulai diajak mengobrol, disentuh, dinyanyikan lagu," kata dia dalam acara Zwitsaland 2019 di Jakarta, Sabtu.

Chitra mengatakan, agar kelekatan dengan anak terbangun, orang tua perlu bersikap sensitif dan responsif pada kebutuhan anak. Di sini, mereka harus memahami apa yang terjadi pada anak dan hal yang ingin anak ungkapkan.

Konsistensi memberikan waktu bersama anak juga menjadi poin penting dalam membangun kelekatan. Chitra menyarankan orang tua meluangkan waktu setidaknya 15-30 menit bersama buah hati demi memaksimalkan kualitas interaksi.

"Konsisten dengan rutinitas. Sisakan waktu bermain 15-30 menit per hari asal fokus sama anak, dengarkan apa minat anak. Kita (orang tua) tunjukkan berusaha memahami anak," tutur Chitra.

Ada tiga elemen yang harus terpenuhi saat membangun bonding yaitu kontak mata, sentuhan, serta interaksi misalnya melalui mengobrol dan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk bermain bersama.

Chitra mengatakan, bonding menjadi hal penting bagi tumbuh kembang anak, salah satunya membuat anak merasa dicintai sehingga siap menghadapi tantangan di lingkungannya.

Baca juga: Kiat agar anak suka menyantap sayur
Baca juga: Taktik Titi Kamal agar liburan bersama anak tetap asyik

 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar