counter

Fink: Tidak ada tanda-tanda resesi global dalam 12 bulan ke depan

Fink: Tidak ada tanda-tanda resesi global dalam 12 bulan ke depan

Larry Fink, Chief Executive Officer BlackRock Inc. (REUTERS/Yuri Gripas)

Bank-bank sentral telah melonggarkan kebijakan mereka di atas segalanya karena kuartal keempat yang lemah pada 2018. Kami akan melewati fase di mana segala sesuatunya tidak besar tetapi juga tidak buruk."
Berlin (ANTARA) - Tidak ada tanda-tanda bahwa ekonomi global meluncur menuju resesi dalam 12 bulan ke depan, kata Kepala Eksekutif BlackRock Inc, Larry Fink dalam pernyataannyan yang dipublikasikan pada Sabtu.

Namun demikian, dalam sebuah wawancara dengan harian bisnis Jerman Handelsblatt, Fink memperingatkan bahwa ekonomi global berada pada tahap akhir dari siklus pertumbuhan panjang, menunjukkan bahwa penurunan menjadi lebih mungkin terjadi.

"Saya tidak melihat tanda-tanda resesi global dalam 12 bulan mendatang," kata Fink, yang memimpin manajer aset terbesar di dunia.

"Bank-bank sentral telah melonggarkan kebijakan mereka di atas segalanya karena kuartal keempat yang lemah pada 2018. Kami akan melewati fase di mana segala sesuatunya tidak besar tetapi juga tidak buruk."

Dia menambahkan: "Tapi kita secara alami berada dalam fase akhir dari siklus pertumbuhan ekonomi."

Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global untuk 2019 bulan ini dan mengatakan pertumbuhan bisa melambat lebih lanjut, karena perselisihan perdagangan yang belum terselesaikan dan risiko Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan.

Pemberi pinjaman global itu mengatakan beberapa ekonomi utama, termasuk China dan Jerman, mungkin perlu mengambil tindakan jangka pendek untuk menopang pertumbuhan dan bahwa penurunan parah dapat memerlukan langkah-langkah stimulus terkoordinasi.

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz telah mengesampingkan mengambil utang baru untuk merangsang pertumbuhan di ekonomi terbesar Eropa itu, mengatakan pemotongan pajak, investasi yang lebih tinggi dan pasar tenaga kerja yang mantap akan terus memberikan dorongan pertumbuhan.

Sensasi berbelanja di “bulk store” pertama Jakarta

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar