counter

London School punya kampus baru di Bekasi

London School punya kampus baru di Bekasi

Direktur dan Pendiri LSPR Prita Kemal Gani (kedua dari kiri) saat penyerahan Chairul Tanjung Award di Bekasi, pada Sabtu (20/4/2019). (Ist)

Bekasi (ANTARA) - Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi London School of Public Relations (LSPR) Jakarta meresmikan kampus baru yang terletak di Kota Bekasi, Jawa Barat, ditandai dengan acara peluncuran kampus LSPR Transpark Juanda.

“Kampus baru ini merupakan perluasan dari kampus LSPR Jakarta di kawasan Sudirman dan melengkapi fasilitas perkuliahan yang sudah ada sebelumnya,” ujar pendiri dan Direktur LSPR Jakarta, Prita Kemal Gani pada acara peluncuran di Bekasi, Sabtu.

Kampus baru LSPR tersebut memiliki fasilitas pembelajaran dari yang sederhana hingga mutakhir untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, kata Prita seraya menambahkan, upaya tersebut bertujuan melahirkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan industri dan tantangan di dunia kerja.

“Ke depan, sumber daya manusia termasuk alumni LSPR tidak hanya berkompetisi dengan alumni dari kampus-kampus lain tetapi mereka juga akan berkompetisi dengan robot yang mampu mengefisiensi pekerjaan manusia,” kata Prita.

Menurut dia, LSPR juga senantiasa membangun kerja sama dengan sektor industri, lembaga-lembaga pendidikan, termasuk sejumlah universitas di dalam dan luar negeri yang ditujukan bagi peningkatan kualitas para pengajar dan mahasiswa.

“Setidaknya 50 lembaga di luar negeri telah menjalin kerja sama dengan LSPR dalam bentuk pertukaran dosen dan mahasiswa. Setiap semester, LSPR mengirim beberapa dosen dan mahasiswa ke sejumlah lembaga pendidikan di luar negeri, serta menerima dosen dan mahasiswa asing untuk belajar di LSPR,” kata Prita.

LSPR juga melakukan proyek bersama dengan Universitas De Montfort, Inggris di mana sejumlah dosen dan mahasiswa perguruan tinggi tersebut melakukan aktivitas pembelajaran di kampus LSPR Jakarta.

Prita berharap kegiatan pertukaran dosen dan mahasiswa dari perguruan tinggi di luar negeri dapat meningkatkan daya saing para pengajar dan lulusan LSPR di tingkat dunia.

Selain itu, kerja sama LSPR dengan lembaga-lembaga internasional juga mencakup uji sertifikasi profesi guna meningkatkan nilai tambah para alumni dalam menjawab tantangan industri.

Sementara itu, Sekretaris Pelaksana Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah III Jakarta, M. Samsuri mengatakan, dengan fasilitas perkuliahan yang semakin meningkat, LSPR diharapkan dapat menjadi rujukan bagi kampus-kampus lain di seluruh tanah air, bahkan di dunia.

“Saya melihat fasilitas di kampus baru LSPR sudah representatif untuk perkuliahan dan sudah memenuhi syarat untuk mengajukan akreditasi institusi,” katanya, seraya berharap LSPR dapat melahirkan guru besar agar dapat segera menjadi institut pendidikan.

Pada peluncuran kampus baru tersebut, LSPR juga mengumumkan penghargaan Chairul Tanjung Award untuk pemenang festival film Sustainable Development Goals (SDG) untuk kategori produksi film terbaik. Festival film tersebut merupakan kerjasama antara LSPR dan Universitas De Montfort.

Kampus baru LSPR yang juga dikenal sebagai LSPR Transpark Juanda memiliki 15 lantai yang digunakan sebagai ruang kelas, studi televisi, studio film, studio radio, studio musik, laboratorium komputer, ruang multimedia, perpustakaan, ruang pertunjukan, dan lain sebagainya.*


Baca juga: Mahasiswa LSPR gelar kampanye keselamatan berlalu lintas lewat seni

Baca juga: LSPR dan Go-Jek wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi




 

Pewarta: Bambang Purwanto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar