counter

Liga Italia

Gatusso sebut Milan seharusnya lebih baik antisipasi menit-menit akhir

Gatusso sebut Milan seharusnya lebih baik antisipasi menit-menit akhir

Ekspresi pelatih AC Milan Gennaro Gattuso saat mendampingi timnya menghadapi Parma dalam laga lanjutan Liga Italia di Stadion Ennio Tardini, Parma, Italia, Sabtu (20/4/2019). (ANTARA/REUTERS/Jennifer Lorenzini)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso menilai timnya seharusnya lebih baik mengantisipasi situasi pada menit-menit akhir pertandingan ketika ditahan imbang tuan rumah Parma 1-1 dalam laga pekan ke-33 Liga Inggris di Stadion Ennio Tardini, Parma, Sabtu.

Milan lebih dulu unggul lewat gol Samu Castillejo pada menit ke-69, namun tiga menit jelang waktu normal berakhir Parma malah menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Bruno Alves.

"Mereka sebetulnya tak membuat kami khawatir setelah gol Castillejo, sebab kami selalu bertahan dengan enam lawan dua," kata Gattuso dalam jumpa pers purnalaga dilansir laman resmi Milan.

"Itu satu-satunya situasi kami kecolongan, tapi kami seharusnya bisa mengantisipasi menit-menit akhir dengan lebih baik. Tapi, itulah sepak bola," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Kebobolan tiga menit jelang bubar, Milan ditahan imbang Parma 1-1

Pun demikian, Gattuso mengakui timnya tampil di bawah standar pada babak pertama.

"Kami bermain terlalu buka-bukaan dan tak bisa menemui sasaran. Di babak kedua, kami menaikkan sedikit tempo namun kemudian kemasukan gol menit-menit akhir," katanya.

"Hari ini, kami seperti kehilangan gairah untuk menguasai bola," ujar Gattuso menambahkan.

Hasil itu membuat Milan yang berada di peringkat keempat klasemen kini mengoleksi 56 poin.

Namun, keunggulan Milan kini hanya dua poin dari tim urutan kelima AS Roma (54) sehingga jika pesaing mereka itu menang lawan Inter Milan (60) pada Minggu (21/4) dini hari WIB, maka posisi Il Rossonero bakal melorot.

Baca juga: Insiden rayakan kemenangan, enam pemain Milan dan Lazio terkena denda

Arema FC tandai awal Liga 1 dengan 3 jersey baru

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar