Surabaya (ANTARA) - Pertandingan babak delapan besar Piala Indonesia yang mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Madura United pada Kamis, 25 April 2019 ditunda karena tidak ada izin dari kepolisian setempat.

"Betul, kami sudah sepakat dengan semua pihak bahwa sekarang sedang fokus Pemilu 2019 yang memang belum selesai semua," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin malam.

Ia juga telah mengirim surat kepada manajemen Persebaya untuk memberitahukan bahwa polisi belum bisa memberikan rekomendasi pertandingan dengan pertimbangan keamanan dan ketertiban Kota Surabaya.

"Semoga semua bisa mengerti. Ini sekarang seluruh petugas sedang fokus tahap penghitungan suara Pemilu 2019," ucap perwira menengah tersebut.

Berdasarkan salinan surat dari Polrestabes Surabaya Nomor B/126/IV/YAN.2.1/2019/Intelkam tertanggal 22 April 2019, tertulis bahwa rencana pelaksanaan pertandingan delapan besar Piala Indonesia bertempat di Stadion Gelora Bung Tomo pada Kamis, 25 April 2019, pukul 15.30 WIB, kepolisian setempat tidak dapat menerbitkan rekomendasi izin keramaian umum.

Di surat yang ditandatangani Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya AKBP Asmoro tersebut, juga tertuang bahwa disarankan kepada panitia penyelenggara (Persebaya Surabaya) untuk mengubah jadwal pertandingan atau diundur sampai dengan batas waktu penghitungan suara Pemilu 2019 berakhir.

Sementara itu, berdasarkan laman resmi klub Persebaya, penundaan tak hanya terjadi di laga kandang, tapi juga di pertandingan tandang Persebaya di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan yang sedianya berlangsung Selasa, 30 April 2019.

Dengan alasan yang sama, Polres Pamekasan juga tidak memberikan izin menggelar pertandingan dan telah mengirimkan suratnya ke manajemen Madura United.

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengaku bisa menerima pengunduran jadwal tersebut dan waktu yang ada akan dimaksimalkan mempersiapkan tim menghadapi Liga 1 yang dimulai awal Mei 2019.

"Saya sudah bicara dengan manajer tentang kemungkinan menggelar pemusatan latihan, mengingat laga delapan besar Piala Indonesia diundur," kata Djanur, sapaan akrabnya.

Pertemuan Persebaya kontra Madura United atau yang lebih dikenal dengan sebutan "derby Suramadu" tahun ini merupakan kali ketiga, setelah dua kali bertemu pada semifinal Piala Presiden 2019.

"Bajul Ijo", julukan Persebaya, mampu menang dua kali, yakni 1-0 di Surabaya dan unggul 3-2 di Pamekasan.

Baca juga: Laga-laga nostalgia warnai delapan besar Piala Indonesia

Baca juga: Madura takluk pada Persebaya 2-3

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2019