counter

Badan Kehormatan DPRD Palu imbau anggota dewan kembali berkantor

Badan Kehormatan DPRD Palu imbau anggota dewan kembali berkantor

Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Palu Rusman Ramli (tengah). (Antaranews Sulteng/Muh. Arsyandi)

Palu (ANTARA) - Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu Rusman Ramli mengimbau seluruh anggota dewan agar segera kembali berkantor pascapemilu 17 April 2019.

"Pemilu sudah usai sehingga diharapkan seluruh anggota dewan baik yang terpilih kembali di periode berikutnya maupun tidak agar kembali berkantor dan menjalankan tugasnya seperti biasa,"katanya Selasa.

Dia memaklumi jika beberapa minggu belakangan agenda-agenda kerja para wakil rakyat di DPRD Kota Palu nyaris tidak ada disebabkan banyak anggota dewan yang saat ini duduk kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif periode 2019-2024.

Sehingga banyak di antara mereka yang sejak beberapa bulan terakhir sibuk melakukan kampanye di masing-masing daerah pemilihannya.

"Kepada anggota dewan yang tidak lagi terpilih maupun tidak lagi mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, masih ada sisa waktu kerjanya sampai bulan Agustus karena pelantikan anggota dewan yang terpilih nanti bulan September," ucapnya.

Apalagi kata dia saat ini sudah memasuki akhir caturwulan satu dan awal bulan depan sudah memasuki masa sidang caturwulan dua masa sidang tahun 2019.

"Banyak kerja-kerja DPRD Palu yang menanti di masa sidang caturwulan dua untuk menyerap dan memenuhi aspirasi masyarakat sehingga alat-alat kelengkapan dewan harus segera diisi dan kembali beraktivitas seperti biasa," ucapnya.

Terlebih aspirasi para pengungsi korban bencana gempa, tsunami dan likuefaksi yang hingga saat ini masih banyak yang tinggal di tenda maupun shelter pengungsian.

Badan Kehormatan DPRD Palu sambungnya tidak akan mentolerir anggota dewan yang masih absen dan akan memberikan sanksi sesuai dengan bobot pelanggaran yang diperbuat.

Pasar murah di alun-alun kota Pangkalpinang

Pewarta: Muhammad Arshandi
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar