counter

Metropolitan

Anies akan berikan fasilitas bebas PBB bagi pejuang

Anies akan berikan fasilitas bebas PBB bagi pejuang

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta. ANTARA/Susylo Asmalyah

Pembebasan PBB diantaranya diberikan kepada pahlawan perintis kemerdekaan, veteran, mantan presiden, mantan wakil presiden, mantan gubernur, mantan wakil gubernur, purnawirawan TNI/Polri, pensiunan ASN, semuanya diberikan pembebasan PBB dan pembebasa
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan akan memberikan fasilitas pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk rumah yang ditempati pendiri Republik Indonesia dan para pejuang serta tiga generasi di bawahnya sebagai bentuk penghargaan

"Negara yang didirikan orangtuanya membebani pajak kepada pejuang negeri ini, karena itu saya balikkan kebijakannya. Ibukota harus memulai menghargai para pendiri republik, para pejuang republik dan kita lindungi mereka," kata Anies di Koja, Jakarta Utara, Rabu.

Diungkapkannya bahwa banyak mantan wakil presiden yang anak cucunya belum tentu bisa membayar pajak rumah yang ditinggali anak turunannya. Akhirnya mereka satu - satu pergi dari rumah peninggalan itu.

"Ada rumahnya pak Adam Malik di Menteng sudah tidak lagi digunakan keluarga pak Adam Malik, rumahnya Bung Hatta itu semua anak cucunya yang harus menanggung (PBB)," kata Anies.

Sama halnua dengan rumah mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, dimana keluarga Ali Sadikin membayar pajak rumahnya Rp180 juta per tahun.

"Padahal bang Ali adalah orang yang sangat berjasa bagi Jakarta," kata Gubernur

Kemudian Anies mengambil kebijakan dengan memberikan pembebasan PBB diantaranya diberikan kepada pahlawan perintis kemerdekaan, veteran, mantan presiden, mantan wakil presiden, mantan gubernur, mantan wakil gubernur, purnawirawan TNI/Polri, pensiunan ASN, semuanya diberikan fasilitas pembebasan PBB dan diberlakukan sampai tiga generasi.

"Jangan sampai justru mereka yang memerdekakan, tapi mereka tersingkirkan," kata Anies.

Selain itu, membebaskan PBB kepada mereka yang telah bekerja memajukan Bangsa Indonesia seperti guru, dosen umum dan keagamaan.

"Ini cara kita menghormati, menghargai orang - orang yang telah bekerja memajukan Bangsa Indonesia. Kita di Jakarta paling banyak merasakan manfaatnya. Kita semua yang berada di tempat ini bisa seperti sekarang karena jasa pendidik," kata Anies.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anies Baswedan tidak sabar bertetangga dengan Wapres

Komentar