counter

Metropolitan

BPBD DKI catat 17 titik banjir akibat hujan lebat

BPBD DKI catat 17 titik banjir akibat hujan lebat

Sejumlah anak membantu mendorong kendaraan bermotor yang mogok saat berusaha menerobos banjir di kawasan Kalimalang, Caman, Bekasi, Jawa Barat, Senin (15/4/2019). Banjir yang merendam jalan di bawah jembatan tol tersebut sering terjadi disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan ditambah sistem drainase yang buruk. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/hp.

Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada 17 titik banjir di wilayah yang berbatasan dengan sungai atau kali akibat hujan berintensitas tinggi di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Laman resmi "www.bpbd.jakarta.go.id" di Jakarta, Rabu, menyebutkan lokasi yang terendam banjir yakni Kelurahan Pengadegan RW 01, Kelurahan Kebon Baru RW 10, Kelurahan Manggarai RW 01, Kelurahan Cawang RW 01, 02, 03, 05, dan 08.

Kemudian Kelurahan Cililitan RW 06, 07, Kelurahan Kampung Melayu RW RW 04, 05, 06, 07, 08, serta Kelurahan Bidara Cina RW 07 dan 11.

BPBD DKI menyatakan tidak seluruh area di RW tersebut terdampak banjir, namun genangan air terjadi di wilayah berbatasan dengan sungai atau cekungan yang terkena banjir.


Baca juga: BPBD DKI: 19 ruas jalan tergenang air


​​​​​​​BPBD DKI juga memantau beberapa lokasi terdampak banjir telah surut antara lain di Kelurahan Pejaten Timur (RW 05, 06, 07, 08), Kelurahan Balekambang RW 05, serta Kelurahan Cawang RW 06.

Menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor dan sekitarnya dengan akumulasi curah hujan harian sebesar 120,5 mm/hari termasuk kategori sangat lebat.

Hal ini menyebabkan kenaikan status siaga Bendung Katulampa menjadi Siaga II (170 Hujan) pada pukul 21.00 WIB dan Pintu Air Depok menjadi siaga II (290 Mendung) pada pukul 00.00 WIB.

Baca juga: Sejumlah wilayah Jakarta banjir
 

Banjir bandang terjang desa Bangga

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar