counter

PT Antam miliki dua anggota komisaris baru

PT Antam miliki dua anggota komisaris baru

Para Direksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berfoto usai melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (Afut syafril)

Disebutkan laba bersih Antam itu Rp 874 miliar akan ada pembagian dividen
Jakarta (ANTARA) - PT Aneka Tambang tbk (Antam) merombak susunan Dewan Komisaris dengan mengangkat Deden Kusdian dan Arif Baharudin menjadi anggota komisaris.

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018, di Jakarta, Rabu keduanya menggantikan Bambang Gatot Ariyono dan Robert A. Simanjutak.

Selain itu, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga membagikan dividen sebesar Rp306,05 miliar usai melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Para pemegang saham menyetujui untuk membagikan dividen sebesar Rp 306,05 miliar atau Rp 12,74 per lembar saham.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo, mengatakan, perusahaannya telah membukukan laba bersih sebesar Rp874,43 miliar.

Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan dari tahun 2017, yaitu sebesar Rp136,50 miliar.

Dividen yang dibagikan merupakan 35 persen dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2018

Selanjutnya, pemegang saham juga menyetujui laba ditahan senilai Rp568,38 miliar atau 65 persen dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2018.

"Alhamdulillah, RUPS 2018 berjalan dengan lancar dengan beberapa agenda yang disetujui oleh pemegang saham. Disebutkan laba bersih Antam itu Rp 874 miliar akan ada pembagian dividen," kata Arie

Kemudian, Arie menjelaskan lebih lanjut, untuk pertumbuhan Earning, Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) 2018 sendiri mencapai 49 persen yakni Rp3,33 triliun dibandingkan dengan 2017 lalu sebesar Rp 2,23 triliun.

Sementara itu, dari sisi kinerja penjualan mencatatkan penjualan bersih Rp 25,24 triliun. Emas menjadi komponen terbesar pendapatan yaitu berkontribusi Rp16,69 triliun atau 66 persen dari total penjualan bersih.

Sedangkan penjualan feronikel menjadi berkontributor terbesar kedua pada pendapatan perusahaan yakni sebesar Rp 4,66 triliun dari total penjualan bersih tahun 2018.

Dengan capaian itu, tahun ini Antam mematok target kenaikan produksi dan penjualan di semua komoditas. Rinciannya, pada feronikel Antam menargetkan volume produksi sebesar 30.280 ton nikel dalam feronikel (1N1), meningkat 21 persen dibandingkan dengan capaian produksi 2018 sebesar 24.868 TNi.
 

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PT Antam akan eksplorasi tambang emas Papua

Komentar