counter

Formula 1

Penalti tak masalah bagi Verstappen jika mesin baru Honda mumpuni

Penalti tak masalah bagi Verstappen jika mesin baru Honda mumpuni

Pebalap Red Bull Max Verstappen saat latihan pada Grand Prix Formula 1 China di Sirkuit Internasional Shanghai pada 12 April 2019. (REUTERS/THOMAS PETER)

Jakarta (ANTARA) - Pebalap Red Bull Max Verstappen menyatakan jika penalti terkait batasan jumlah mesin per musim tidak akan berarti jika Honda mampu membawa mesin baru yang bisa menandingi rival mereka, Mercedes dan Ferrari.

Honda, sebagai pemasok mesin Red Bull tahun ini, cukup berani memutuskan untuk membawa mesin pengapian dalam spesifikasi baru untuk Red Bull dan Toro Rosso di GP Azerbaijan ketika regulasi Formula 1 hanya mengizinkan tiga mesin untuk setiap tim per musimnya.

"Saya tidak menganggap itu masalah besar. Saya senang jika kami bisa mengatakan pada akhir musim kalau kami memperkecil jarak dengan Ferrari dan jika kami menggunakan sedikit lebih banyak mesin maka itu tidak masalah," kata Verstappen seperti dikutip laman resmi Formula 1, Kamis.

Honda dirundung masalah reliabilitas dan tenaga sekembalinya ke F1 bersama McLaren, namun menunjukkan progres yang menjanjikan musim lalu ketika menjadi pemasok mesin tim Toro Rosso.

Honda, yang tahun ini mengawali kemitraan dengan Red Bull, telah mengumumkan jika mereka akan membawa mesin pengapian dalam spesifikasi 2 yang diklaim memiliki daya tahan dan reliabilitas lebih tinggi serta menawarkan sedikit tambahan tenaga dari mesin spesifikasi lama mereka.

Salah satu aturan yang diberlakukan adalah pebalap akan dikenakan penalti mundur sejumlah posisi start jika mereka menggunakan lebih dari tiga mesin pengapian dalam dalam satu musim.

"Saya sangat senang (mereka membawa mesin baru) karena mereka terus berusaha keras untuk membawa update jadi itu selalu bagus, dan saya kira tahun lalu saya menunjukkan walaupun kalian start dari belakang tapi kalian masih bisa finis di podium, seperti misalnya di Austin."

Sebagai catatan, Verstappen start dari P15 dan mampu finis runner-up di Sirkuit Americas, Austin tahun lalu.

"Saya harap kami bisa menjalankan mesin itu lebh lama daripada yang pertama, yang masih bisa kami pakai, tidak ada masalah dengan itu," kata pebalap asal Belanda yang sementara ini berada di peringkat tiga klasemen pebalap itu.

Baca juga: Hamilton waspadai "upgrade" yang dibawa Ferrari dan Red Bull di Baku
Baca juga: GP Azerbaijan akan jadi ajang pembalasan Bottas


Rekan satu tim Verstappen, Pierre Gasly juga mendukung langkah yang diambil Honda di Baku karena mereka setiap tim memiliki rencana pengembangan yang berbeda.

"Yang saya tahu adalah Honda sangat bekerja keras dan saya kira kami semua senang dengan kemajuan yang mereka lakukan," kata Gasly.

"Kami tahu jika kami akan mendapatkan sejumlah upgrade selama musim berlangsung. Strategi tim yang terbaik sekarang adalah mengganti mesin dan kami akan mendapatkan upgrade lainnya nanti, tapi sepertinya ini adalah rencana yang berbeda dari tim-tim lainnya."

Selain Red Bull, Ferrari juga akan membawa pembaharuan paket mobil SF90 mereka. Tim asal Italia itu tidak mengungkap secara detail update yang akan mereka bawa, namun salah satu yang terlihat adalah adanya desain aerodinamika baru dari bagian dasar mobil SF90 mereka.

Baca juga: Statistik balapan GP Azerbaijan
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar