Pemungutan Suara Ulang di Makassar berjalan kondusif

Pemungutan Suara Ulang di Makassar berjalan kondusif

Komisioner KPU Makassar Gunawan Mashar memantau TPS 12 saat Pemungutan Suara Ulang di Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/4/2019). ANTARA FOTO/Darwin Fatir.

Makassar (ANTARA) - Pemungutan Suara Ulang (PSU) hingga penghitungan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada empat kecamatan, Kota Makassar, Sulawesi Selatan berjalan aman dan kondusif.

"PSU di Makassar sejauh ini berjalan aman dan terkendali. Antusias pemilih yang mencoblos kembali cukup ramai," ujar Komisioner KPU Makassar Gunawan Mashar, di Makassar, Sabtu.

Dari 19 TPS yang melaksanakan PSU, ada beberapa yang hanya mencoblos Surat Suara Calon Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) sembilan TPS, masing-masing di TPS 02, Kelurahan Kampung Buyang, Kecamatan Mariso. Selanjutnya, TPS 44 Kelurahan Masale, Kecamatan Panakukang.

Kelurahan Mangasa, ada empat TPS yakni 40, 43, 77 serta 78. Dan di Kelurahan Pa'baeng-baeng tiga TPS yakni 02, 20 dan 40, Kecamatan Tamalate. Sedangkan di Kelurahan Lette Mariso TPS 15, yakni Surat Suara PPWP dan DPR RI.

Untuk Surat Suara PPWP, DPR RI, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten kota, di TPS 11 Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso, TPS 06 Kelurahan Pandan, Kecamatan Panakukang, TPS 02 Kelurahan Manggala dan TPS 12 Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala. TPS 10 di Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, TPS 23 Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, dan TPS 02 Kelurahan Rappocini, Kecamatan Rappocini.

"Kita berharap mudah-mudahan PSU ini setidaknya tidak berbeda dengan Pemilu 17 April lalu. PSU ini bisa dibilang kasusnya hampir sama, masyarakat tidak terdaftar di DPT, maupun DPTb tempat berdomisilinya tapi ikut mencoblos karena termakan hoaks, bisa mencoblos asalkan memiliki KTP elektronik, begitupun anggota KPPSnya ikut termakan hoaks, padahal tidak begitu aturannya," ujar mantan Ketua AJI Makassar ini.

Salah satu TPS yang menyelenggarakan pemungutan ulang secara unik di TPS 02, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala dengan memberikan undian hadiah kepada pemilihnya yang beruntung sebagai bagian dari peningkatan partisipasi pemilih.

"Hadiah-hadiah ini atas swadaya masyarakat untuk memancing warga datang mencoblos ulang. Tidak ada dari partai atau Caleg yang menyumbang, ini murni inisiasi kami," sebut inisiator juga merupakan tokoh masyarakat setempat, Nasaruddin Azis.

Sedangkan salah seorang pemilih di TPS 12 Kelurahan Biring Romang, bernama Nirwana (42) menuturkan dia baru memilih setelah membereskan urusan dapur di rumahnya.

"Ada surat panggilan jadi syahnya memilih, katanya pencoblosan diulang karena ada pelanggaran, jadi saya ikut saja, bapaknya dan anak-anak tadi sudah. Bingung juga kenapa mencoblos lagi," tutur dia yang tidak mengetahui persoalan sebenarnya.

Berdasarkan pantauan, beberapa TPS masih melakukan penghitungan hasil pencoblosan hari ini, mengingat ada TPS yang memiliki lima surat suara. Sementara di TPS hanya surat suara PPWP dan DPD sudah selesai.

Dari data dirilis KPU Makassar jumlah total pemilih di 19 TPS yang melaksanakan PSU terdata sebanyak 7.043 pemilih yang akan melakukan pencoblosan ulang.
 
Pemilih memasukkan kertas suara di TPS 02 saat Pemungutan Suara Ulang di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/4/2019). ANTARA FOTO/Darwin Fatir.

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pakta integritas untuk sukseskan PSU pemilihan Gubernur Jambi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar