OJK dukung penguatan manfaat transaksi perbankan daring di Papua

OJK dukung penguatan manfaat transaksi perbankan daring di Papua

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keungan (OJK) Wimboh Santoso. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/ama.


Teknologi saat ini tidak bisa dibendung, ada online, jadi orang tidak lagi perlu transfer dan memperoleh kredit dengan pergi ke bank
Jayapura (ANTARA) - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mendukung adanya penguatan manfaat transaksi perbankan berbasis dalam jaringan (daring) di Papua dan Papua Barat agar masyarakat lebih praktis dalam layanan jasa keuangan.

"Teknologi saat ini tidak bisa dibendung, ada online, jadi orang tidak lagi perlu transfer dan memperoleh kredit dengan pergi ke bank," kata Wimboh saat memberikan sambutan dalam acara pencanangan pembangunan gedung baru OJK Provinsi Papua dan Papua Barat di Jayapura, Papua, Senin.

Wimboh mengatakan layanan perbankan melalui jaringan ini dapat memudahkan masyarakat, tidak hanya untuk menabung, namun juga pengajuan kredit, terutama bagi nasabah di medan alam Papua yang berbukit-bukit dan terjal.
"Ini cocok untuk Papua, karena, misalnya, untuk penyaluran uang tidak perlu ke Timika atau Sorong, karena tiketnya mahal, dan kreditnya tidak seberapa," katanya.

Oleh karena itu, Wimboh mengharapkan Bank Papua (BPD Papua), sebagai salah satu entitas yang diawasi oleh OJK di wilayah Papua dan Papua Barat, dapat meniru kinerja perbankan lain yang telah memperbarui layanan elektronik dengan menggunakan teknologi terbaru.

"Bank Papua-nya jangan sampai ketinggalan, semoga sudah dipikirkan dan masuk strategi agar tidak jauh-jauh dengan bank lain. Tidak perlu dari awal, tinggal 'copy' saja, teknisnya nanti bisa dibantu. Tidak perlu membangun teknologi sendiri," katanya.

Dengan kemudahan melalui penggunaan jasa elektronik ini, maka Bank Papua tidak perlu membangun kantor cabang, dan hanya bergantung kepada agen, dalam melayani nasabah dengan lebih efisien dan bisa menghemat pengeluaran.

"Ongkosnya bisa lebih murah dan fee based transfer bisa lebih besar. Jadi, banyak sekali jasa online yang bisa dimanfaatkan lembaga keuangan," kata Wimboh.

Ia memastikan berbagai upaya penggunaan teknologi itu, akan didukung oleh edukasi maupun sosialisasi OJK kepada masyarakat terkait layanan jasa keuangan yang makin beragam, agar tingkat literasi keuangan meningkat dan kegiatan ekonomi makin tumbuh berkembang.

"Kami memprovokasi Papua agar lebih menggeliat dan membangun pertumbuhan ekonomi maju di Indonesia timur karena potensinya besar. Sekali lagi, mohon OJK dimanfaatkan agar kontribusi OJK ke daerah bisa lebih besar lagi kedepan," ujar Wimboh.

Dalam kesempatan ini, Wimboh juga mencanangkan pembangunan gedung kantor OJK Provinsi Papua dan Papua Barat yang didukung oleh Pemerintah Kota Jayapura untuk mendukung kegiatan ekonomi dan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat di wilayah Indonesia timur.

Baca juga: OJK nilai potensi ekonomi Papua dan Papua Barat belum tergali optimal

Baca juga: OJK bangun kantor, optimalkan kontribusi ekonomi di Papua

 

Pewarta: Satyagraha
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jaga pertumbuhan ekonomi, Kemenkeu tingkatkan koordinasi

Komentar