Ingin jadi fotografer travel? Ini saran Christina Tan

Ingin jadi fotografer travel? Ini saran Christina Tan

Fotografer “travel” profesional asal Indonesia Christina Tan saat ditemui di acara peluncuran lensa baru Nikon di Grand Hyatt Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)

Jakarta (ANTARA) - Fotografer profesional asal Indonesia Christina Tan memberikan tips bagi pemula yang ingin menjadi fotografer “travel”.

”Untuk memulai menjadi fotografer travel perlu belajar mendapatkan komposisi yang baik, dengan kamera apapun termasuk handphone,” kata Christina saat ditemui Antara di acara peluncuran lensa baru Nikon di Jakarta, Selasa.

1. Perbanyak praktik

Jangan hanya terlalu banyak membaca teori saja, tapi langsung terjun untuk praktik memotret, agar lama-kelamaan terbiasa dan tahu celah mendapatkan foto yang bagus.

2. Pencahayaan yang tepat

Bagi Christina, foto pemandangan yang menarik adalah di saat pencahayaan tepat, seperti saat matahari terbit dan terbenam.

“Jadi jangan malas bangun pagi dan jangan sungkan menunggu hingga malam ya,” kata Christina sambil tertawa.

3. Manfaatkan kekuatan media sosial

Media sosial seperti Instagram saat ini sangat tepat untuk dijadikan galeri foto juga portofolio. Aktif mengunggah karya yang bagus di sana akan meningkatkan popularitas.

4. Posisi foto vertikal

“Kalau ingin hasil foto kamu ‘hits’ di Instagram, aku menyarankan harus posisi vertikal karena akan membuat fotonya lebih besar, otomatis fotonya akan lebih detail dan dramatis,” kata pemilik akun Instagram @sassychris1 ini.

5. Fokus satu genre

Apabila telah menemukan minat genre memotret, sebisa mungkin terus tekuni genre tersebut dan jangan berganti.

“Misal aku lebih suka dengan foto pemandangan, terus tekuni agar kita benar-benar mahir pada bidang tersebut,” tutur Christina.

6. Bergabung dengan komunitas

Bergabung dengan komunitas-komunitas fotografi juga sangat penting. Selain untuk menambah relasi, kita juga dapat terpacu untuk terus menghasilkan karya yang bagus.

7. Siapkan fisik yang kuat

“Hal yang terakhir harus punya fisik yang kuat karena harus memanjat tebing atau naik gunung, tahan tertepa angin kencang,“ katanya.

Baca juga: Siapa mau difoto bocah "fotografer" Pantai Tanjung Aan?
Baca juga: Dua fotografer Indonesia raih penghargaan HIPA

Pewarta: Peserta Susdape XIX/Pamela Sakina
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi tangkap fotografer JAW untuk kasus narkoba

Komentar