counter

Bulu tangkis

Taklukkan Ng/Yeung, Della/Rizki ke babak dua New Zealand Open 2019

Taklukkan Ng/Yeung, Della/Rizki ke babak dua New Zealand Open 2019

Pasangan ganda putri Indonesia Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta saat bertanding di Badminton Asia Mixed Team Championships 2019 di Hong Kong beberapa waktu lalu. ANTARA/Humas PBSI/aa (ANTARA/Humas PBSI)

Jakarta (ANTARA) - Pasangan ganda putri Indonesia Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta melaju ke babak dua turnamen bulu tangkis New Zealand Open 2019 yang diselenggarakan di Eventfinda Stadium, Auckland, Selandia Baru.

Dalam pertandingan babak pertama yang berlangsung pada Rabu, Della/Rizki berhasil mengalahkan pasangan asal Hong Kong Ng Wing Yung/Yeung Nga Ting dalam tiga gim yang berjalan selama 59 menit dengan skor 13-21, 21-19, 21-15.

Selanjutnya di babak dua yang akan dilaksanakan pada Kamis, berdasarkan laman resmi BWF, Della/Rizki akan berhadapan dengan pasangan asal Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi.

Di sektor ganda putri, Indonesia mengirimkan tiga perwakilan, selain Della/Rizki, ada pula Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto serta Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sayangnya, Yulfira/Jauza dan Agatha/Siti tidak berhasil lolos ke babak dua.

Langkah Yulfira/Jauza harus terhenti di babak pertama karena tidak berhasil mengalahkan pasangan Malaysia Vivian Hoo/Yap Cheng Wen. Dalam pertandingan tersebut, Yulfira/Jauza ditaklukkan dalam dua gim dengan skor 15-21, 17-21.

Sementara itu, Agatha/Siti dikalahkan oleh pasangan asal Jepang Akane Araki/Riko Imai dalam dua gim yang berjalan selama 32 menit dengan skor 12-21, 13-21.

Babak dua turnamen Barfoot & Thompson New Zealand Open 2019 yang berhadiah total mencapai 150.000 Dolar Amerika Serikat itu akan digelar pada Kamis (2/5) mulai pukul 14.00 waktu setempat.

Baca juga: Gregoria ingin tampil berani di babak dua Selandia Baru Terbuka
 

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mahasiswa Indonesia bakar semangat Timnas di Piala Sudirman

Komentar