counter

MotoGP

Marquez atasi tekanan batin di Jerez

Marquez atasi tekanan batin di Jerez

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez (tengah) melakukan selebrasi di podium usai menjuarai balapan GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu, dengan Alex Rins dari Suzuki Ecstar (kiri) sebagai runner-up dan Maverick ViƱales dari tim Monster Energy Yamaha MotoGP (kanan) di peringkat tiga. Reuters/Jon Nazca (Reuters/Jon Nazca)

Jakarta (ANTARA) - Marc Marquez (Repsol Honda Team) mengungkapkan jika balapan GP Spanyol, Minggu, kali ini lebih banyak memberikan tekanan mental dari pada fisik kepada pebalap bernomor 93 itu setelah dia gagal finis di Austin dua pekan lalu.

Marquez mampu mengatasi ketakutannya dengan menjuarai balapan seri keempat MotoGP musim ini di Sirkuit Jerez, pada Minggu.

"Lebih sulit secara mental daripada fisik. Setelah kesalahan di Austin tidak mudah membalap di sini dan memimpin lomba dari awal hingga akhir," kata Marquez seperti dikutip Reuters, Minggu.

"Tapi aku yakin dengan performaku dan dari motorku. Aku merasa bagus."

"Sedikit berat mengetahui kenapa kami terjatuh di Austin, jadi hari ini, akhir pekan ini, aku merasa sangat bagus, sangat lancar, membalap seperti yang aku mau." ungkap Marquez, yang kini tiga kali menjadi juara di Jerez itu.

Juara dunia tujuh kali itu start dari posisi tiga di belakang dua pebalap tim satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli.

Marquez langsung melesat memimpin balapan dari tikungan pertama di lap pertama dan finis 1,654 detik di depan pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins.

Dengan hasil itu, Marquez kembali ke pucuk pimpinan klasemen pebalap sementara dengan 70 poin ditempel ketat Rins, berkat dua finis podium beruntun, dengan selisih satu poin di peringkat dua.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Marquez dominates on home soil ???? // #SpanishGP ???????? #MM93 #MotoGP #Motorcycle #Racing #Motorsport

A post shared by MotoGP (@motogp) on




baca juga:Hasil GP Spanyol, Marquez kembali ke pucuk klasemen

Tiga motor pabrikan berbeda kali ini tampil teratas dengan Maverick Viñales (Monstery Energy Yamaha MotoGP) melengkapi podium setelah mampu melewati tekanan dari Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) untuk finis di peringkat tiga.

Viñales mengungkapkan naik podium di negaranya terasa seperti kemenangan setelah hasil buruk di awal musim.

"Akhirnya aku rasa kami menemukan metode yang bekerja sangat baik," kata Viñales.

"Sebenarnya aku memenangi beberapa tempat di start jadi aku sangat senang. Tim bekerja bagus, aku butuh kepercayaan diri."

Rekan satu timnya, Valentino Rossi finis ke-6 setelah mengawali balapan dari P13. Pebalap asal Italia itu turun ke peringkat empat klasemen dengan 61 poin, terpaut 6 poin dari Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) yang turun ke peringkat tiga.

Dovizioso yang belum pernah naik podium di Jerez sejak naik ke kelas premier, tak mampu menyalip Viñales di lap-lap terakhir dan harus puas di peringkat empat, diikuti oleh rekan satu timnya, Danilo Petrucci di P5.

Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang mencetak sejarah di Jerez sebagai pebalap MotoGP termuda yang meraih pole position harus kecewa setelah gagal finis karena mengalami kerusakan quickshifter di tengah lomba. Pebalap rookie itu harus kembali ke garasi dengan motor yang terkunci di gigi ke-3.

Pebalap Australia Jack Miller (Pramac Ducati) gagal mengulangi kesuksesannya dan terjatuh usai bersenggolan dengan pebalap Spanyol Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini) di Tikungan 13.

Bradley Smith (HRC) dan Stefan Bradl (Factory Aprilia Gresini) tampil sebagai pebalap wildcard di balapan seri keempat musim ini sedangkan Andrea Iannone (Aprilia Racing Team) dinyatakan tidak fit karena cedera kaki usai terjatuh di sesi latihan bebas pada Sabtu (4/5).

Setelah Jerez, pawai balapan MotoGP akan dilanjutkan di Sirkuit Le Mans, Prancis pada 19 Mei.

baca juga:Baldassarri juara Jerez, Dimas Ekky dinyatakan fit usai kecelakaan

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Komentar