Upaya ini merupakan salah satu wujud komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat agar dapat beribadah dengan nyaman saat memasuki bulan puasa.
Pekalongan (ANTARA) - Perusahaan Terbatas (PT) Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta siap menjaga ketersediaan pasokan listrik selama bulan puasa Ramadhan hingga Lebaran 2019.

Manajer Komunikasi PT PLN UID Jawa Tengah dan DI Yogyakarta Haris di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa selama Ramadan PLN memperkirakan pasokan listrik di wilayah Jateng dan DIY pada kondisi aman.

"Upaya ini merupakan salah satu wujud komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat agar dapat beribadah dengan nyaman saat memasuki bulan puasa," katanya.

Ia mengatakan bahwa pada saat Ramadhan, PLN telah menyiapkan cadangan pasokan sekitar 1.000 megawatt sampai 1.300 megawatt dengan beban puncak tertinggi sekitar 4.012 MW.

"Oleh karena itu, ketersediaan listrik di Jateng dan DIY masih kami jamin aman karena PLN telah melakukan langkah antisipatif agar masyarakat nyaman menjalankan ibadah selama Ramadan," katanya.

Selain itu, kata dia, tim Unit Pelayanan Pengaturan Distribusi (UP2D) PLN juga telah memonitor sistem kelistrikan secara 'real time' untuk memastikan pasokan tersebut dapat terdistribusi dengan baik.

Ia mengatakan bahwa tren beban puncak pada saat Ramadhan biasanya mengalami pergeseran semula mulai pukul 19.00 WIB sampai 22.00 WIB untuk beban puncak malam serta pukul 10.00 WIB sampai 17.00 WIB menjadi pukul 03.00 WIB sampai 06.00 WIB.

"Hal tersebut terjadi (pergeseran) karena pengaruh perubahan pola masyarakat yang melaksanakan salat tarawih dan makan sahur," katanya.
 

Pewarta: Kutnadi
Editor: Nusarina Yuliastuti
Copyright © ANTARA 2019