counter

Gubernur Olly temui UNWTO bahas pengembangan pariwisata Sulut

Gubernur Olly temui UNWTO bahas pengembangan pariwisata Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (tengah) bertukar cenderamata ketika mengunjungi UNWTO (1)

Pada kesempatan tersebut, UNWTO menawarkan asistensi sustainable tourism development di Sulut melalui observer UNWTO.
Manado (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menemui Direktur Eksekutif "United Nation World Tourism Organization (UNWTO)" Zhu Shanzong di Spanyol, Rabu (8/5) untuk membahas pengembangan pariwisata di Sulut.

"Pada kesempatan tersebut, UNWTO menawarkan asistensi sustainable tourism development di Sulut melalui observer UNWTO," kata Gubernur Olly Dondokambey seperti dikutip Kepala Bagian Humas Pemprov Sulut Christian Iroth di Manado, Kamis.

UNWTO, kata dia, merupakan salah satu badan PBB yang menangani masalah pariwisata dunia yang berada di Madrid, Spanyol, dibentuk pada  1998 dan menaungi 158 negara sebagai anggotanya.

"Kesempatan baik itu diapresiasi Gubernur Olly karena  dengan asistensi UNWTO akan semakin mendorong perkembangan pariwisata Sulut," katanya Christian.

Christian menyebutkan, Kementerian Pariwisata RI menobatkan Sulut sebagai "The Rising Star" sektor pariwisata Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisatanya hingga 600 persen dalam empat tahun terakhir.

Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sulut pada 2015 sebanyak 20 ribu orang, kemudian pada 2016 meningkat menjadi 40.000 orang atau dua kali lipat.

Peningkatan jumlah kunjungan kembali berlanjut pada 2017 menjadi  80.000 wisman, dan pada 2018 meningkat menjadi 120.000 orang.

Begitu juga dengan pergerakan wisatawan Nusantara dari sekitar 2 juta orang menjadi 4 juta orang atau dua kali lipat atau sebesar 200 persen, padahal di daerah lain pertumbuhannya hanya sekitar 5-10 persen.

Gubernur Olly, kata dia, menyebutkan bahwa tahun ini Sulut memiliki tiga event pariwisata unggulan berkelas internasional yang masuk dalam "100 Wonderful of Event 2019".

Ketiga event tersebut yaitu "Festival Bunaken" (26-29 Juli 2019), "Festival Pesona Selat Lembeh" (6-10 Oktober 2019), dan "Tomohon International Flower Festival" (7-12 Agustus 2019).

Gubernur, kata dia, berharap pertemuan dengan UNWTO ikut mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah motor penggerak pembangunan dan perekonomian daerah.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Sekdaprov Edwin Silangen, jajaran UNWTO, dan Kedutaan Besar Indonesia di Spanyol.

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mewujudkan situs candi sebagai ruang publik dan niaga

Komentar