Jakarta (ANTARA) - Samsung Electronics segera mengumumkan rencana pergeseran jadwal peluncuran Galaxy Fold di Amerika Serikat setelah memperbaiki beberapa masalah pada layar ponsel lipat tersebut.

"Perusahaan sudah mengkaji kerusakan dari substansi (yang masuk ke perangkat) dan kami akan mencapai kesimpulan dalam beberapa hari (mengenai peluncuran)," CEO DJ Koh, dikutip dari laman The Korea Herald.

Samsung menarik kembali unit ponsel yang mereka berikan pada jurnalis dan blogger teknologi untuk diulas sebelum peluncuran Galaxy Fold. Sayangnya, para jurnalis dan blogger menemukan layar ponsel lipat tersebut bermasalah hanya dalam waktu sehari setelah digunakan.

Beberapa pengguna menemukan layar ponsel berkedip-kedip, bahkan mati total saat digunakan.

Kerusakan itu diduga disebabkan oleh material yang masuk ke dalam layar karena pengguna, yang tidak tahu, melepas pelindung layar Galaxy Fold.

Setelah kasus tersebut mencuat, Samsung segera menyelidiki kasus tersebut. Berdasarkan temuan mereka, layar rusak akibat material yang masuk akibat lapisan pelindung dilepas.

Samsung juga menemukan terdapat debu di area terbuka di bagian atas dan bawah engsel ponsel.

Samsung melakukan sejumlah perbaikan, termasuk memperkuat ketahanan area terbuka di engsel dan memperkecil celah tipis diantara layar pelindung dan bezel.

Samsung akhirnya menunda peluncuran Galaxy Fold di AS, yang semula dijadwalkan pada 26 April.

Koh tidak menyebutkan secara pasti kapan mereka akan meluncurkan Galaxy Fold, namun, ketika ditanya apakah bulan ini, dia mengatakan "kami tidak akan terlambat".


Baca juga: Baru diulas, Samsung Galaxy Fold bermasalah pada layarnya

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019