counter

Metropolitan

Pengungsi Kampung Bandan dapat bantuan makan sahur dan takjil

Pengungsi Kampung Bandan dapat bantuan makan sahur dan takjil

Penyerahan simbolis bantuan makanan sahur dan takjil kepada perwakilan korban kebakaran di Kampung Bandan, Jakarta Utara. (Foto: Dok Sudin Kominfotik Jakarta Utara)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Utara memastikan pengungsi korban kebakaran di Kampung Bandan, Pademangan mendapatkan bantuan makanan sahur dan takjil yang didistribusikan sejak Sabtu (11/5) malam.

"Kami berikan bantuan beberapa makanan bagi warga di sini," kata Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau, dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu.

Dia menjelaskan, pendistribusian logistik juga diberikan kepada perwakilan warga, antara lain 150 kilogram beras, 25 dus mi instan, lima dus sarden, dan 10 dus biskuit.

Selain itu, logistik berupa perlengkapan hidup pun turut didistribusikan mulai dari 160 lembar selimut, 21 lembar terpal, 20 lembar matras, 50 item daster, hingga 48 paket sandang.

Pendistribusian bantuan makanan cepat saji tersebut akan dilakukan hingga sepekan ke depan.
​​​​​
"Tentunya pendistribusian logistik akan terus dilakukan bukan hanya hari ini. Pendistribusian bantuan ini kita lihat sampai tujuh hari ke depan," ujarnya pula.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara Aji Antoko menerangkan, bantuan yang diberikan berasal dari Dinas Sosial DKI Jakarta. Bantuan didistribusikan dengan menyesuaikan data korban terdampak di lokasi tersebut.

"Intinya di sini Pemprov DKI dan Pemkot Jakarta Utara siap membantu para korban terdampak. Distribusi ini kita lihat hingga sepekan ke depan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda lingkungan RT 11, 12, dan 13 RW 05 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (11/5) siang. Sebanyak 450 bangunan semipermanen hangus dilahap si jago merah yang menyebabkan sedikitnya 400 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kabut asap di Kolaka Timur mengganggu aktifitas warga

Komentar