counter

Baznas terus perkuat kemampuan peternak mustahik

Baznas terus perkuat kemampuan peternak mustahik

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Irfan Syauqi Beik pada Jambore Peternak Nusantara 2019 di The Lawu Park Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah (Foto: Aris Wasita)

Salah satu kewajiban Baznas adalah melakukan pendampingan dan penguatan kepada para mustahik yang kami bina supaya kemampuan mereka terus meningkat
Karanganyar (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus memperkuat kemampuan peternak mustahik atau dari kaum dhuafa agar makin berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Salah satu kewajiban Baznas adalah melakukan pendampingan dan penguatan kepada para mustahik yang kami bina supaya kemampuan mereka terus meningkat," kata Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Irfan Syauqi Beik pada Jambore Peternak Nusantara 2019 di The Lawu Park Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, Senin.

Ia mengatakan jambore tersebut juga bertujuan sebagai sarana konsolidasi balai-balai ternak yang berada di bawah binaan Baznas.

"Salah satu hal penting dalam pemberdayaan ekonomi, termasuk di dalamnya adalah peternak mustahik adalah bagaimana bisa meningkat terus kemampuan dan kapasitas produksi mereka. Dalam hal ini mereka perlu dibekali dengan tren atau ilmu terbaru," katanya.

Ia mengatakan salah satu tantangan Baznas adalah bagaimana kemampuan Baznas terutama peternak dhuafa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

"Ini menjadi tantangan kami yang tentu akan berdampak pada kesejahteraan mereka (peternak, red). Kalau dilakukan secara berkala maka mereka bisa bertransformasi, tahun ini jadi peternak mustahik, tahun depan jadi peternak muzaki," katanya.

Ia mengatakan saat ini di seluruh Indonesia ada 21 balai ternak yang merupakan binaan Baznas. Sejauh ini, dikatakannya, total jumlah peternak yang sudah menerima bantuan dari Baznas hampir 500 peternak dengan jumlah hewan 3.000 ekor kambing dan 110 ekor sapi.

"Hampir 500 itu kalau dihitung dengan anggota keluarga kan sudah 3.000an. Kalau dihitung satu peternak rata-rata punya 9 ekor kambing," katanya.

Sementara itu, dalam kegiatan jambore peternak tersebut para peserta disuguhkan oleh materi-materi tentang peternakan dari tokoh yang andal dalam bidangnya

"Hal ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen dan teknis budidaya peternakan bagi peternak dan pendamping program pemberdayaan peternak," katanya.

Selain itu, dikatakannya, Baznas juga mengenalkan kepada masyarakat tentang konsep Balai Ternak Baznas yang dikembangkan dalam program pemberdayaan ekonomi para mustahik di pedesaan.

 

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komite 60 Tahun Jepang-Indonesia bangun kembali sekolah di Sulteng

Komentar