Manokwari (ANTARA) - Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) nomor urut 23 Filep Wamafma masih memimpin perolehan suara di daerah pemilihan Provinsi Papua Barat.

Dukungan suara yang diperoleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari ini terus menjulang, meskipun sempat terdepak ke posisi tiga, pada Senin.

Pada pemilu serentak tahun 2019 ini Papua Barat mendapat jatah empat kursi DPD. Filep bersaing ketat dengan lima calon lainya.

Dukungan yang diperoleh Filep untuk sementara sudah mencapai 78.534 suara. Ini merupakan akumulasi dari 11 kabupaten kota yang sudah membacakan hasil penghitungan pada pleno rekapitulasi yang digelar KPU Provinsi Papua Barat.

Dibawah Filep, muncul nama Yance Samonsabra dengan perolehan sekitar 72.445 suara. Lalu disusul Mamberob Yosephus Rumakiek yang mengantongi sekitar 72.417 suara yang terpaut tipis dari Yance Mamberop

Sanusi Rahaningmas untuk sementara tersingkir ke posisi kelima dengan perolehan 58.122 suara. Di posisi ke empat terdapat Jacob Esau Komigi yang mencapai dukungan sekitar 59.590 suara.

Dibawah lima nama ini, secara berurutan terdapat Abdullah Manaray, Sofia Maipauw, Sirajuddin, Kariadi dan Amos Lukas Watori pada posisi terakhir perolehan suara.

Pleno hari ke enam yang digelar KPU Papua Barat hingga Minggu pukul 22.30 WIT sudah merampungkan 11 kabupaten kota. Masih tersisa dua yakni Kabupaten Fakfak dan Maybrat.

Diperkirakan pleno di Papua Barat akan molor dari jadwal yang sudah ditentukan.

"Pleno kami skors hingga Selasa. Kami masih menunggu Maybrat dan Fakfak," kata Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana, Minggu.

Pewarta: Toyiban
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019