counter

Piala AFC

Hujan tak surutkan semangat Jakmania dukung Persija

Hujan tak surutkan semangat Jakmania dukung Persija

Petugas memeriksa tiket penonton sebelum memasuki stadion utama GBK jelang laga terakhir kualifikasi Piala AFC Grup G antara Persija Jakarta melawan Shan United, Rabu (15/5/2019). (Antara/Dewa Wiguna)

Jakarta (ANTARA) - Hujan deras yang mengguyur kawasan Stasion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Rabu, tidak menyurutkan pendukung Persija atau Jakmania menyaksikan laga terakhir kualifikasi Piala AFC Grup G melawan Shan United.

"Saya hanya ingin melihat Persija mainnya bagus, walau hujan tidak jadi masalah," kata suporter Persija Ridwan di Plaza Utara, Stadion GBK, Rabu malam.

Ridwan tiba di GBK bersama Jakmania sejak pukul 17.00 WIB dari Serpong, Tangerang.

Hujan yang mengguyur Jakarta sekitar pukul 19.00 WIB tidak menyurutkan semangat ribuan suporter Persija.

Mengenakan kaos warna oranye dengan dibalut syal berwarna senada, satu per satu mereka berdatangan memasuki pintu masuk stadion.

Di pintu 10 Plaza Utara GBK, petugas membuka pintu masuk dengan empat lajur menuju stadion utama sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka memeriksa barang bawaan penonton.

Penonton hanya diperkenankan membawa botol air mineral tanpa penutup dan dilarang membawa rokok dan korek api serta barang berbahaya lainnya.

Petugas menyiapkan kantong plastik besar untuk menampung barang yang dilarang itu.

Pertandingan Persija melawan Shan United berlangsung pukul 20.30 WIB dan apa pun hasilnya tidak akan mempengaruhi posisi Macan Kemayoran dalam klasemen.

Bambang Pamungkas dan kolega tengah menempati peringkat tiga dengan 4 poin, hasil  sekali menang, sekali seri dan tiga kali kalah dari lima pertandingan.

Dengan statistik seperti itu Persija tersingkir dari Piala AFC. Andaipun menang melawan Shan United, Persija tidak akan bisa menyusul tim yang menempati posisi kedua dalam klasemen, Becamex Binh Duong dari Vietnam yang mengemas 110 poin.

Baca juga: Hadapi Shan United di laga terakhir, Persija ingin kemenangan

Pewarta: Dewa Wiguna
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar