counter

Metropolitan

Mayat perempuan di Waduk Pluit diduga korban pembunuhan

Mayat perempuan di Waduk Pluit diduga korban pembunuhan

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustakim. (ANTARA News/Fianda Rassat)

Hasil olah TKP sementara, korban ditemukan terbungkus karung dengan kaki dan tangan terikat dan ada bekas jeratan di lehernya, kata Kompol Mustakim
Jakarta (ANTARA) - Mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan terkubur di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, diduga kuat sebagai korban pembunuhan.

"Hasil olah TKP sementara, korban ditemukan terbungkus karung dengan kaki dan tangan terikat dan ada bekas jeratan di lehernya," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustakim, Rabu.

Mustakin mengatakan, mayat tersebut diperkirakan sudah terkubur selama satu bulan, hal itu didasarkan pada kondisi mayat yang sudah membusuk dengan kondisi wajah yang rusak.

Dia mengatakan, mayat tersebut ditemukan oleh seorang petugas UPK Badan Air yang sedang membersihkan tepi waduk pada Rabu (15/5) sore.

"Pada sekitar pukul 16.30 WIB seorang petugas UPK Badan Air yang sedang bekerja melihat ada benda yang mirip kaki, setelah digali ternyata ditemukan mayat yang sudah membusuk" kata Mustakim.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsubsektor Pluit Timur dan diteruskan ke Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan.

Saat ditemukan korban mengenakan baju berwarna oranye dan celana panjang berwarna hitam.

Mayat perempuan tanpa identitas itu kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan otopsi.

Saat emak-emak ngobrol akrab dengan polwan penjaga Gedung MK

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar