Asita NTT optimistis hadirkan paket wisata baru Obeservatorium

Asita NTT optimistis hadirkan paket wisata baru Obeservatorium

Kawasan Pegunungan Timau di Kabupaten Kupang, Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang menjadi lokasi pembangunan Observatorium Nasional terbesar di Asia Tenggara (Antara foto/Aloysius Lewokeda)

Kami menetapkan kawasan Timau menjadi salah satu destinasi wisata unggulan daerah yang akan dikunjungi banyak wisatawan maupun peneliti untuk mempelajari dunia keantariksaan,
Kupang (ANTARA) - Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Abed Frans mengatakan pihaknya optimistis bisa menghadirkan paket wisata baru untuk kawasan Obeservatorium Nasional di Pegunungan Timau, Kabupaten Kupang, Pulau Timor.

"Kawasan observatorium di Timau sangat bisa kita jual sebagai bagian paket wisata baru, khususnya wisata studi banding atau edu tours," katanya di Kupang, Jumat.

Kawasan pegunungan Timau di Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, telah ditetapkan sebagai pusat pembangunan Observatorium Nasional terbesar di Asia Tenggara.

Pemerintah Kabupaten Kupang sendiri menargetkan setelah fasilitas Observatorium Nasional itu dibangun Pemerintah Pusat maka kawasan tersebut akan menjadi kawasan wisata ilmu pengetahuan dan teknologi tentang keantariksaan.

"Kami menetapkan kawasan Timau menjadi salah satu destinasi wisata unggulan daerah yang akan dikunjungi banyak wisatawan maupun peneliti untuk mempelajari dunia keantariksaan," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kabupaten Kupang, Pieter CH Sabaneno secara terpisah.

Abed Frans mengatakan, pihaknya gembira menyambut pembangunan Observatorium karena semakin menambah destinasi wisata baru di daerah setempat.

Ia menambahkan, lokasi pembangunan Observatorium di kawasan pegunungan tersebut juga memungkinkan dipromosikan dengan paket wisata lainnya untuk destinasi adventure.

"Sehingga nantinya ada paket wisata edu tour juga ada adventure yang bisa menjadi kombinasi yang bagus," tambahnya.

Pihaknya berharap, ke depan antardestinasi di Pulau Timor bisa dihubungkan dengan akses yang lebih cepat sehingga memudahkan mobilisasi wisatawan.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar