counter

TPID Yogyakarta amankan suplai kebutuhan pokok hingga Lebaran

TPID Yogyakarta amankan suplai kebutuhan pokok hingga Lebaran

Ilustrasi. Pedagang membersihkan cabai rawit di Pasar Beringharjo, DI Yogyakarta. (ANTARA/Hendra Nurdiyansyah)

Dengan distribusi bahan kebutuhan pokok yang lancar dan suplai yang tercukupi, maka dipastikan harga bahan kebutuhan pokok akan stabil
Yogyakarta (ANTARA) - Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Yogyakarta memastikan akan menjalankan fungsi untuk mengamankan suplai bahan pokok selama Ramadhan dan Lebaran 2019 sebagai upaya stabilisasi harga sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya.

“Kota Yogyakarta tidak memproduksi bahan kebutuhan pokok, tetapi lebih banyak mendatangkan dari luar daerah, maka kami akan lebih fokus untuk menjalankan fungsi mengamankan suplai bahan kebutuhan pokok selama Ramadhan dan Lebaran,” kata Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Yogyakarta Kadri Renggono di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, pengamanan suplai bahan kebutuhan pokok tersebut dapat dilakukan dengan memastikan agar jalur distribusi dari distributor hingga ke pasar atau konsumen tetap lancar dan melakukan pemantauan secara rutin kepada pedagang agar tidak menimbun bahan kebutuhan pokok.

Kegiatan tersebut, lanjut Kadri, akan diselaraskan dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh TPID di tingkat DIY karena distribusi bahan kebutuhan pokok biasanya bersifat regional.

“Dengan distribusi bahan kebutuhan pokok yang lancar dan suplai yang tercukupi, maka dipastikan harga bahan kebutuhan pokok akan stabil atau terkendali meskipun permintaan meningkat,” katanya.

Kadri menambahkan, di tiga pasar tradisional besar di Kota Yogyakarta yaitu Beringharjo, Kranggan dan Demangan sudah tersedia Kios Segoro Amarto yang bisa dimanfaatkan oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga eceran terendah atau referensi harga di pasar tradisional.

Ia pun mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembelian bahan kebutuhan pokok dalam jumlah banyak tetapi disesuaikan dengan kebutuhan. “Kami akan memberikan pemahaman ke masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan. Tidak usah takut kesulitan mencari bahan kebutuhan pokok karena stok aman. Apalagi, Yogyakarta bisa dijangkau dengan mudah dari mana saja,” katanya.

Sedangkan untuk potensi kenaikan permintaan bahan kebutuhan pokok menjelang Lebaran dan saat libur Lebaran dengan banyaknya wisatawan yang berlibur ke Yogyakarta, Kadri menyebut, distributor sudah melakukan persiapan.

“Kenaikan permintaan menjelang Lebaran dan libur Lebaran memang akan ada. Tetapi, yang penting adalah suplai selalu cukup sesuai dengan kebutuhan,” kata Kadri.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono juga memastikan jika stok bahan kebutuhan pokok selama Ramadhan dan Lebaran akan tetap aman.

“Kami pantau terus. Tidak boleh ada oknum yang menimbun bahan kebutuhan pokok. Kami akan tindak tegas jika ada penimbunan,” katanya.

Memasuki pertengahan bulan puasa, harga bahan kebutuhan pokok juga tetap stabil seperti beras yang dijual dengan kisaran harga Rp11.000 per kg, daging sapi Rp120.000 per kg, bahkan untuk bawang putih sudah turun di kisaran harga Rp32.000 per kg.

Baca juga: BBPOM Yogyakarta temukan jajanan pasar mengandung bahan berbahaya
Baca juga: Harga bawang putih di Yogyakarta turun


Stok bawang putih di Jayapura kosong

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar