counter

Atletik

Maria Londa rebut perak di Thailand Open

Maria Londa rebut perak di Thailand Open

Atlet Indonesia Maria Natalia Londa menggigit medali emas seusai menjadi yang terbaik pada final lompat jauh putri 18th Asian Games Invitation Tournament di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu (11/2/2018). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta (ANTARA) - Atlet lompat jauh putri Indonesia, Maria Londa mengikuti tren positif Lalu Muhammad Zohri dengan merebut medali perak pada kejuaraan atletik Thailand Open 2019 di Stadion Nasional, Bangkok, Thailand, Senin.

Atlet asal Bali ini berdasarkan data resmi dari penyelenggara kejuaraan mampu membukukan lompatan terjauh 6,18 meter. Untuk medali emas direbut oleh atlet Filipina Marestella Sunang dengan lompatan 6,23 meter dan medali perunggu direbut atlet Sri Lanka, Lakshini Sandaradura dengan 6,12 meter.

"Terima kasih semua supportnya. Akhirnya semua terbayarkan saat ada di podium. Semoga kedepannya kangen akan podium ini bisa menjadi motivasi terbesar buat latihan lebih baik lagi," cuit Maria Londa.

Maria Londa merupakan atlet lompat jauh andalan Indonesia yang sudah kenyang pengalaman. Prestasi tertingginya adalah meraih medali emas Asian Games 2014 dengan lompatan 6,55 meter. Setelah itu dilanjutkan meraih emas pada SEA Games 2015 Singapura dan lompatannya memecahkan rekor dengan 6,70 meter.

Prestasi bagus mampu dipertahankan saat turun pada kejuaraan uji coba Asian Games 2018 di Jakarta. Saat itu Maria mampu meraih emas dengan lompatan 6,43 meter. Namun pada kejuaraan resmi Asian Games 2018 gagal bersinar meski lompatakan mencapai 6,43 meter.

Pasca Asian Games 2018, nama Maria Londa mulai ternggelam karena harus mengakhiri masa lajang di Bali, Sabtu (19/1) dengan dipersunting oleh pria pujaannya, Made Sukariata. Praktis aktivitasnya menjadi atlet sendikit berkurang dan setelah itu kembali berlatih.

"Setelah ini (Thailand Open) sasaran berikutnya Grand Prix China," kata Maria Londa menambahkan.

Baca juga: Maria Londa dkk. uji kemampuan di Thailand Open
 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar