counter

Kepolisian Belanda amankan terduga komandan Nusra Front

Kepolisian Belanda amankan terduga komandan Nusra Front

Pejuang pemberontak, dimana salah satu dari mereka membawa bendera yang digunakan oleh Front Nusra Alqaida, merayakan keberhasilan mereka di bundaran Mihrab, Idlib, Suriah, setelah mengambil alih kendali daerah tersebut, Sabtu (28/3). (REUTERS/Khalil Ashawi )

Amsterdam (ANTARA) - Kepolisian Belanda mengamankan seorang warga Suriah berusia 47 tahun yang diduga menjadi komandan Front Nusra, yang sebelumnya merupakan sayap Alqaida di Suriah, kata jaksa, Selasa.

Pria, yang diketahui dengan nama samaran Abu Khuder, dituduh melakukan kejahatan perang dan aksi terorisme di Suriah, tempat ia diduga menjadi komandan batalion yang dikenal sebagai Ghurabaa-a Mohassan atau Strangers of Mohassan.

Jaksa penuntut kejahatan perang Belanda mengatakan tersangka sudah berada di Belanda Sejak 2014, tempat dirinya mengantongi izin suaka sementara. Penyelidikan terhadapnya dimulai berdasarkan keterangan dari para saksi yang diberikan Kepolisian Jerman.

Melalui koordinasi dengan Kepolisian Jerman, enam kediaman tersangka anggota batalion Mohassan lainnya juga digeledah pada Selasa, kata jaksa.

Abu Khuder dijadwalkan hadir di persidangan di Den Haag pada Jumat mendatang.

Baca juga: Turki masukkan Tahrim al-Sham dari suriah sebagai kelompok teroris
Baca juga: Pasukan Suriah didesak Front Nusra di Idlib

Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar